2017, Nilai Perdagangan Rusia-Tiongkok Diestimasi Capai 1 Kuadriliun Rupiah

Presiden Rusia Vladimir Putin (kiri) dan Presiden Tiongkok Xi Jinping (kanan).

Presiden Rusia Vladimir Putin (kiri) dan Presiden Tiongkok Xi Jinping (kanan).

Reuters
Perdagangan bilateral kedua negara menunjukkan dinamika yang positif.

Nilai perdagangan Rusia-Tiongkok diestimasikan mencapai 80 miliar dolar AS (1,06 kuadriliun rupiah) tahun ini, kata Wakil Menteri Ekonomi dan Perdagangan Rusia Alexei Gruzdev, Rabu (14/6).

Kepada TASS, ia mengatakan bahwa perdagangan bilateral kedua negara “menunjukkan dinamika yang positif.” Pada saat yang sama, ekspor Rusia ke Tiongkok turut meningkat, kata Gruzdev.

Gruzdev menyebutkan, pertumbuhan ini terjadi karena peningkatan harga minyak dan komoditas alam lainnya, serta “peningkatan pasokan perlengkapan dan produk pertanian” dari Rusia.

“Jika tren ini konsisten, target 80 miliar dolar AS dapat tercapai,” ujarnya

Menurut estimasi layanan bea cukai Tiongkok, nilai perdagangan kedua negara mencapai 69,5 miliar dolar AS tahun 2016, meningkat 2,2 persen dari tahun sebelumnya.

Dari Januari hingga Mei 2017, nilai perdagangan Rusia-Tiongkok bernilai 32,3 miliar dolar AS, meningkat 26,1 persen dibanding periode serupa tahun sebelumnya.

Ketika mengambil atau mengutip segala materi dari Russia Beyond, mohon masukkan tautan ke artikel asli.