Menhan AS: Rusia dan Tiongkok Ancam Dominasi Militer Kami

Menteri Pertahanan AS James Mattis.

Menteri Pertahanan AS James Mattis.

ZUMA Press/Global Look Press
Menhan AS James Mattis menganggap kecanggihan sistem persenjataan laut, darat, dan udara Rusia dan Tiongkok mengancam dominasi militer mereka.

Rusia dan Tiongkok menantang dominasi militer AS dengan kecanggihan sistem persenjataan laut, darat, dan udara mereka, ujar Menteri Pertahanan AS James Mattis.

"Komando laut kita diancam oleh jaringan tempur berbasis darat yang dirancang untuk menyerang kapal-kapal kita dari jarak jauh. Superioritas bawah laut kita, yang tidak perlu dipertanyakan lagi sejak akhir Perang Dingin,  dan merupakan keunggulan kompetitif kunci kita, sedang ditantang oleh Rusia dan Tiongkok," kata Mattis dalam sebuah pernyataan tertulis kepada Komite Angkatan Bersenjata Dewan Perwakilan Rakyat AS, seperti yang diberitakan Sputnik, Selasa (13/6).

Menurutnya, dominasi AS di udara ditantang oleh "persebaran jaringan pertahanan udara canggih terintegrasi dan jet tempur generasi kelima", sementara untuk di darat, dominasi AS diancam oleh "keberadaan senjata kendali udara-ke-darat dan darat-ke darat jarak jauh, kendaraan lapis baja canggih, senjata antitank, dan sistem peperangan elektronik taktis".

Mattis mengatakan bahwa hal ini "membahayakan keseluruhan tatanan internasional".

"Kembalinya kompetisi kekuatan adidaya, yang ditandai kebangkitan Rusia yang lebih agresif serta Tiongkok yang lebih percaya diri dan tegas, membuat tatanan internasional dalam bahaya," tulisnya.

Departemen Pertahanan AS telah mengajukan anggaran sebesar 639 miliar dolar AS (8,47 kuadriliun rupiah) tahun depan.

Ketika mengambil atau mengutip segala materi dari Russia Beyond, mohon masukkan tautan ke artikel asli.