Survei Fox News, Mayoritas Warga AS Anggap Rusia Musuh Negara

Seorang staf memasang bendera Rusia di samping bendera AS sebelum konferensi pers setelah pertemuan antara Menteri Luar Negeri AS John Kerry dan Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov di Jenewa, Swiss, 26 Agustus 2016.

Seorang staf memasang bendera Rusia di samping bendera AS sebelum konferensi pers setelah pertemuan antara Menteri Luar Negeri AS John Kerry dan Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov di Jenewa, Swiss, 26 Agustus 2016.

Reuters
Sebanyak 64 persen warga AS menganggap Rusia sebagai musuh negara.

Sebanyak 64 persen warga AS menganggap Rusia sebagai musuh negara, demikian hasil surveiFox News yang dirilis pada Kamis (25/5). Sebaliknya, 73 persen warga AS yakin bahwa presiden mereka, Donald Trump, menganggap Moskow sebagai sekutu.

Menanggapi hasil survei tersebut, Wakil Ketua Majelis Rendah Parlemen Rusia (Duma) Irina Yarovaya mengatakan bahwa AS adalah negara yang paling tidak jujur di dunia.

“AS adalah negara yang paling tidak jujur di dunia, baik di dalam maupun di luar negeri. Ini adalah bentuk kebohongan demi menciptakan pandangan buruk terhadap Rusia,” ujar Yarovaya, seperti yang diberitakan Sputnik.

Ia mengatakan, rakyat AS sudah lupa dengan peran Moskow dalam kemenangan terhadap Nazi Jerman, dan sekarang mungkin mereka juga sudah lupa dengan peran Rusia dalam memberantas terorisme.

Survei Fox News tersebut diadakan pada 21 – 23 Mei secara acak kepada 1.011 warga AS.

Hasil survei menunjukkan bahwa sebanyak 93 persen warga AS menganggap Korea Utara sebagai musuh negara, dilanjutkan dengan Iran dengan 80 persen, dan Suriah — 76 persen.

Ketika mengambil atau mengutip segala materi dari Russia Beyond, mohon masukkan tautan ke artikel asli.

Situs ini menggunakan kuki. Klik di sini untuk mempelajari lebih lanjut.

Terima kuki