Duterte: Filipina Siap Bentuk Aliansi Militer dengan Moskow dan Beijing

Presiden Filipina Rodrigo Duterte akan bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Rusia.

Presiden Filipina Rodrigo Duterte akan bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Rusia.

Reuters
Presiden Filipina Rodrigo Duterte membuka kesempatan untuk membentuk aliansi pertahanan dengan Moskow dan Beijing jika situasi keamanan internasional memburuk.

Filipina membuka kesempatan untuk membentuk aliansi militer baru, termasuk dengan Moskow dan Beijing, jika situasi keamanan internasional memburuk, ujar Presiden Filipina Rodrigo Duterte.

“Jika situasi di seluruh dunia memburuk, saya tidak akan memaksa, tapi saya terbuka dengan kesempatan untuk membentuk aliansi pertahanan. Karena hanya Rusia dan Tiongkok yang dapat dipercaya,” ujar Duterte, seperti yang diberitakan oleh Sputnik, Senin (22/5).

Duterte akan tiba di Rusia pada Senin mendatang untuk bertemu dengan Presiden Vladimir Putin. Selain membuka kesempatan untuk membentuk aliansi pertahanan, Duterte mengatakan bahwa ia mungkin akan mencoba meyakinkan Putin untuk menyuplai senjata ke Filipina.

Menurut sang Presiden Filipina, ia lebih mengutamakan kerja sama dengan Rusia daripada AS.

“AS bermuka dua. Tangan kirinya tidak tahu apa yang tangan kanannya lakukan. Jadi akan selalu ada masalah, kesalahpahaman, dan mungkin ketidaksukaan satu sama lain,” ujarnya.

Ketika mengambil atau mengutip segala materi dari Russia Beyond, mohon masukkan tautan ke artikel asli.