Kehabisan Dana Cadangan, Rusia Akan Beralih ke Dana Kesejahteraan Nasional

Rusia terkena penurunan ekonomi sejak tahun 2015 setelah hancurnya harga minyak di pasar dunia dan sanksi yang dikenakan oleh Barat.

Rusia terkena penurunan ekonomi sejak tahun 2015 setelah hancurnya harga minyak di pasar dunia dan sanksi yang dikenakan oleh Barat.

Denis Rogulin/TASS
Rusia akan kehabisan dana cadangannya tahun ini dan mulai menggunakan uang dari Dana Kesejahteraan Nasional.

Rusia akan kehabisan dana cadangan negara tahun ini dan akan mulai menggunakan uang dari Dana Kesejahteraan Nasional, ujar Menteri Keuangan Rusia Anton Siluanov, Kamis (18/5).

“Sesuai dengan penganggaran yang ada, dana cadangan akan habis. Kami akan mulai menggunakan uang yang ada di Dana Kesejahteraan Nasional, sesuai ketentuan yang ada di penganggaran,” ujar Siluanov kepada wartawan, seperti yang diberitakan Sputnik.

Ia mengatakan bahwa dana cadangan negara akan kembali tersedia tahun depan, dan bahwa pendapatan minyak dan gas tahun ini yang berjumlah 623 miliar rubel (144,9 triliun rupiah) akan dialokasikan untuk itu.

Dana cadangan negara adalah bagian dari aset anggaran federal Rusia dan ada untuk memastikan lancarnya pembiayaan kebutuhan federal ketika terjadi penurunan pendapatan dari minyak dan gas.

Rusia terkena penurunan ekonomi sejak tahun 2015 setelah hancurnya harga minyak di pasar dunia dan sanksi yang dikenakan oleh Barat.

Bulan lalu, Dana Moneter Internasional (IMF) mengatakan bahwa pertumbuhan ekonomi Rusia diprediksi meningkat tahun ini dan tahun depan, dengan peningkatan 1,4 persen untuk masing-masing tahun.

Ketika mengambil atau mengutip segala materi dari Russia Beyond, mohon masukkan tautan ke artikel asli.