Pencemaran Nama Baik, Pebisnis Rusia Tuntut Associated Press

Oleg Deripaska di Forum Ekonomi Krasnoyarsk.

Oleg Deripaska di Forum Ekonomi Krasnoyarsk.

Artyom Korotayev/TASS
Kantor berita Associated Press (AP) melaporkan bahwa interaksi perdagangan pebisnis Rusia Oleg Deripaska antara tahun 2005 hingga 2009 terkait dengan dugaan aksi kriminal dan pelanggaran hukum terkait kampanye Donald J. Trump, yang saat itu merupakan kandidat di Pemilihan Presiden AS 2016. Merasa namanya dicemarkan, Deripaska kemudian memutuskan untuk mengambil jalur hukum.

Pebisnis Rusia Oleg Deripaska memutuskan untuk mengambil jalur hukum setelah kantor berita Associated Press (AP) mencemarkan nama baiknya, demikian TASS mengutip informasi yang didapatkan dari sebuah pengadilan di Washington.

Pengadilan tersebut mengatakan bahwa AP memublikasikan sebuah artikel yang ditulis oleh Jeff Horwitz dan Chad Day yang, menurut gugatan, mengandung tuduhan yang salah dengan menyatakan bahwa Deripaska terlibat aksi kriminal dan pelanggaran hukum lainnya.

“Pada 22 Maret 2017, AP, melalui penulisnya Jeff Horwitz dan Chad Day, memublikasikan sebuah artikel yang secara keliru menuduh Saudara Deripaska terlibat dalam aksi kriminal dan pelanggaran lain,” ujar dokumen tersebut.

“Artikel ini disusun untuk menginformasikan secara keliru bahwa interaksi perdagangan Saudara Deripaska antara tahun 2005 hingga 2009 terkait dengan dugaan aksi kriminal dan pelanggaran hukum terkait kampanye Donald J. Trump, yang saat itu merupakan kandidat di Pemilihan Presiden AS 2016,” ujar dokumen tersebut.

Secara spesifik, artikel tersebut menyatakan bahwa mantan manajer kampanye Trump Paul Manafort sebelumnya bekerja untuk Deripaska dalam rangka “mengambil banyak keuntungan dari pemerintahan Putin”.

“Manafort mengatur rencana pebisnis aluminium Oleg Deripaska, yang merupakan sekutu Putin, dan menandatangani kontrak tahunan senilai 10 juta dolar yang dimulai pada 2006, menurut beberapa orang yang akrab dengan pembayaran ke Manafort dan catatan bisnis yang didapatkan AP,” ujar kantor berita tersebut dalam artikelnya.

Dokumen pengadilan di Washington menambahkan bahwa “AP tidak punya bukti bahwa ada kontrak antara Saudara Deripaska dan Saudara Manafort dalam rangka mencederai pergerakan demokrasi”.

Deripaska sebelumnya sempat menyangkal tuduhan keterlibatannya dalam mendorong kepentingan Moskow sebagai elemen kampanye anti-Rusia di media AS. Ia juga menyangkal klaim para wartawan bahwa Manafort bekerja untuknya selama lebih dari 10 tahun untuk menyebarluaskan kepentingan Rusia.

Ketika mengambil atau mengutip segala materi dari Russia Beyond, mohon masukkan tautan ke artikel asli.