Masih Dievaluasi, Rencana Pertamina Miliki Blok Migas di Rusia Tertunda

PT Pertamina (Persero) belum dapat merealisasikan rencananya untuk mengakuisisi dua blok minyak dan gas bumi (migas) milik Rosneft di Rusia.

PT Pertamina (Persero) belum dapat merealisasikan rencananya untuk mengakuisisi dua blok minyak dan gas bumi (migas) milik Rosneft di Rusia.

Evgeny Biyatov / RIA Novosti
Rencana akuisisi ladang migas Rusia masih perlu dipelajari lebih dalam.

PT Pertamina (Persero) belum dapat merealisasikan rencananya untuk mengakuisisi dua blok minyak dan gas bumi (migas) milik Rosneft di Rusia. Demikian hal tersebut dinyatakan oleh Direktur Hulu Pertamina Syamsu Alam.

Sebagaimana yang dilansir oleh Katadata, pada awalnya Pertamina menargetkan untuk bisa mengantongi hak kelola dua blok itu pada Maret lalu. Meski begitu, Syamsu mengatakan bahwa pihak Pertamina hingga saat ini masih mengevaluasi aset migas di Rusia tersebut.

Pertamina dan Rosneft telah menandatangani kesepakatan kerangka kerja sama pada 26 Mei lalu. Dalam kesepakatan itu, Rosneft mendapat kesempatan membangun Kilang Tuban, sementara Pertamina dapat mengelola blok migas di Rusia.

Menurutnya, langkah Pertamina untuk membeli blok migas di luar negeri merupakan komitmen perusahaan untuk merealisasikan target produksi sebesar 1,9 juta barel setara minyak per hari (BOE/D) pada 2025 mendatang untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Wakil Presiden Senior untuk Pengembangan Bisnis Pertamina Denie Tampubolon menargetkan Pertamina supaya bisa mendapatkan minyak dari ladang migas di Rusia sebanyak 35 ribu barel per hari dan cadangan migas 200 juta barel setara minyak.

Ketika mengambil atau mengutip segala materi dari Russia Beyond, mohon masukkan tautan ke artikel asli.