Kembali ke Lapangan, Sharapova Lawan Petenis Italia pada Grand Prix Porsche

Sharapova adalah petenis Rusia yang paling berprestasi. Ia telah memenangkan lima turnamen Grand Slam, yaitu Australia Terbuka pada 2008, Prancis Terbuka pada 2012 dan 2014, Wimbledon pada 2004, dan AS Terbuka pada 2006.

Sharapova adalah petenis Rusia yang paling berprestasi. Ia telah memenangkan lima turnamen Grand Slam, yaitu Australia Terbuka pada 2008, Prancis Terbuka pada 2012 dan 2014, Wimbledon pada 2004, dan AS Terbuka pada 2006.

Reuters
Ini merupakan pertandingan pertama Sharapova setelah dirinya menjalani skors akibat melanggar peraturan antidoping.

Bintang tenis Rusia Maria Sharapova mendapatkan kesempatan untuk melawan petenis Italia Roberta Vinci pada Grand Prix Tenis Porsche di Stuttgart, Jerman, Sabtu (22/4). Ini merupakan pertandingan pertama Sharapova setelah dirinya menjalani skors akibat melanggar peraturan antidoping.

Sharapova yag merupakan peraih lima kali gelar juara Pertandingan Akbar (Grand Slam) diberikan wildcard pada turnamen tersebut. Wildcard adalah hak istimewa bagi pemain tenis yang pernah memenangkan setidaknya satu turnamen Grand Slam atau Kejuaraan Asosiasi Tenis Wanita (WTA).

Pada Maret 2016, Sharapova mengumumkan bahwa tes dopingnya menunjukkan adanya obat peningkat performa (meldonium) di dalam sistem tubuhnya. Namun, sang atlet menyatakan bahwa ia tidak mengetahui bahwa zat yang selama bertahun-tahun telah ia konsumsi melalui resep dokter itu dimasukkan ke dalam kategori zat yang dilarang sejak 2016.

Setelah pengumuman tersebut, mantan petenis nomor satu dunia itu diskors dari seluruh kegiatan yang berhubungan dengan tenis, termasuk dari Olimpiade Musim Panas 2016 di Brasil. 

Sharapova harus menjalani skors selama dua tahun karena melanggar peraturan antidoping.

Namun, Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) yang berbasis di Swiss memutuskan untuk mengurangi masa hukuman Sharapova menjadi 15 bulan. CAS mengakui bahwa Sharapova belum menerima peringatan apa pun baik dari Federasi Tenis Internasional (ITF), World Anti-Doping Agency (WADA), maupun WTA, mengenai perubahan status meldonium. Karena itulah, CAS menarik sebagian kesalahannya karena melanggar aturan antidoping. 

Sharapova secara resmi dapat kembali ke lapangan pada 26 April mendatang.

Sharapova adalah petenis Rusia yang paling berprestasi. Ia telah memenangkan lima turnamen Grand Slam, yaitu Australia Terbuka pada 2008, Prancis Terbuka pada 2012 dan 2014, Wimbledon pada 2004, dan AS Terbuka pada 2006.

Atlet kelahiran 1987 ini juga meraih medali perak Olimpiade Musim Panas 2012 di London dan menjuarai Piala Federasi (Fed Cup) pada 2008.

Ketika mengambil atau mengutip segala materi dari Russia Beyond, mohon masukkan tautan ke artikel asli.