Uji Coba, Misil Hipersonik ‘Zircon’ Capai Delapan Kali Kecepatan Suara

Zircon diperkirakan akan dipasang di kapal bertenaga nuklir Pyotr yang Agung dan Laksamana Nakhimov.

Zircon diperkirakan akan dipasang di kapal bertenaga nuklir Pyotr yang Agung dan Laksamana Nakhimov.

Ildus Gilyazutdinov / Sputnik
Misil hipersonik sangat sulit untuk dihadang karena mampu mencapai kecepatan lebih dari Mach 5 dan bermanuver.

Misil hipersonik antikapal terbaru Rusia, Zircon, berhasil mencapai delapan kali kecepatan suara setelah diuji coba, ujar seorang narasumber di sektor pertahanan Rusia.

“Selama uji coba, dapat dikonfirmasi bahwa kecepatannya mencapai Mach 8,” ujarnya kepada TASS, Sabtu (15/4). Mach adalah satuan kecepatan yang umum digunakan untuk mengekspresikan kecepatan suatu pesawat terbang relatif terhadap kecepatan suara.

Namun, sang narasumber tak menjelaskan lebih lanjut mengenai kapan dan dari mana misil tersebut diluncurkan. Sementara, TASS belum mendapatkan konfirmasi apa pun terkait hal ini dari pemerintah.

Zircon diperkirakan akan dipasang di kapal bertenaga nuklir Pyotr yang Agung dan Laksamana Nakhimov. Menurut data, jangkauan tembakan Zircon mencapai sekitar 400 km.

Misil hipersonik sangat sulit untuk dihadang karena mampu mencapai kecepatan lebih dari Mach 5, bahkan lebih, dan bermanuver.

Ketika mengambil atau mengutip segala materi dari Russia Beyond, mohon masukkan tautan ke artikel asli.