Rusia dan Suriah Berkolaborasi Buat Film 'Palmyra'

Menteri Budaya Rusia Vladimir Medinsky.

Menteri Budaya Rusia Vladimir Medinsky.

TASS
'Palmyra' akan mengisahkan seorang dokter di Republik Dagestan, Rusia, yang hidupnya tiba-tiba hancur ketika istrinya diam-diam kabur ke Suriah dengan kedua anak mereka.

Dua perusahaan film Rusia dan Suriah, Proline-media dan Shaghaf, akan bekerja sama dalam proyek film berjudul Palmyra, yang mana perjanjiannya akan ditanda tangani hari Senin (17/4) mendatang, ujar Kementerian Budaya Rusia.

Palmyra akan menjadi kolaborasi film pertama antara Rusia dan Suriah.

“Perjanjian antara perusahaan Rusia, Proline-media, dan perusahaan Suriah, Shaghaf, mengenai pembuatan film Palmyra akan ditanda tangani di Kementerian Budaya Rusia pada 17 April,” ujar kementerian dalam situs web resminya, seperti yang dikutipSputnik.

Film tersebut akan mengisahkan seorang dokter di Republik Dagestan, Rusia, yang hidupnya tiba-tiba hancur ketika istrinya diam-diam kabur ke Suriah dengan kedua anak mereka.

Menteri Budaya Rusia Vladimir Medinsky, Dubes Suriah untuk Rusia Riyad Haddad, produser film dan aktris ternama Suriah Sulaf Fawakherji, serta penulis naskah Ivan Bolotnikov dijadwalkan hadir dalam penandatanganan perjanjian.

Ketika mengambil atau mengutip segala materi dari Russia Beyond, mohon masukkan tautan ke artikel asli.