Pertamina Berharap Dapat Akuisisi Dua Ladang Migas Rusia Tahun Ini

Pertamina berharap dapat menemukan titik terang terkait kesepakatan harga dengan Rusia.

Pertamina berharap dapat menemukan titik terang terkait kesepakatan harga dengan Rusia.

Vladimir Smirnov/TASS
Negosiasi harga belum menemui titik temu antara kedua belah pihak.

PT Pertamina (Persero) berencana membeli sebagian saham dari dua ladang minyak dan gas (migas) di Rusia sebagai tindak lanjut kerja sama dengan Rosneft, demikian hal tersebut dikemukakan Direktur Hulu Pertamina Syamsu Alam, Senin (10/4).

“Saat ini masih belum ada kesepakatan terkait harga. Kami berharap tahun ini dapat menemukan titik terang,” tutur Syamsu Alam seperti yang dilansirSindo News.

Menurutnya, proses pengembangan ladang migas di pegunungan es Rusia tidak akan mengalami masalah baik dari sisi teknis maupun teknologi. Adapun yang menjadi kendala saat ini adalah mengenai negosiasi harga yang belum menemui titik temu antara kedua belah pihak.

Syamsu Alam pun menyatakan bahwa Pertamina telah menyiapkan dana untuk membeli sebagian saham dari dua ladang migas tersebut. Namun demikian, ia tidak mengatakan secara rinci berapa dana investasi yang telah disiapkan.

“Kami sudah mempersiapkan besarnya investasi. Meski begitu, kami belum bisa memaparkannya karena masih belum ada kesepakatan harga,” tuturnya.

Menurutnya, langkah Pertamina untuk membeli blok migas di luar negeri merupakan komitmen perusahaan untuk merealisasikan target produksi sebesar 1,9 juta barel setara minyak per hari (BOE/D) pada 2025 mendatang untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Wakil Presiden Senior untuk Pengembangan Bisnis Pertamina Denie Tampubolon menargetkan Pertamina supaya bisa mendapatkan minyak dari ladang migas di Rusia sebanyak 35 ribu barel per hari dan cadangan migas 200 juta barel setara minyak.

Ketika mengambil atau mengutip segala materi dari Russia Beyond, mohon masukkan tautan ke artikel asli.