Perusahaan Rusia Mulai Produksi Pesawat Baru untuk Mengorbit di Bulan

Federatsiya dirancang untuk meluncurkan manusia dan kargo ke sekitar orbit Bumi dan bulan.

Federatsiya dirancang untuk meluncurkan manusia dan kargo ke sekitar orbit Bumi dan bulan.

Igor Ageyenko/RIA Novosti
Tes peluncuran pesawat baru ini dijadwalkan akan dilaksanakan pada tahun 2021, sedangkan uji coba dengan menggunakan awak akan dimulai pada akhir 2023.

Perusahaan industri antariksa Rusia, Energiya, telah memulai produksi pesawat luar angkasa baru bernama Federatsiya (Federasi) yang ditujukan untuk menjalankan misi di sekitar orbit Bumi dan bulan.

“Sekarang kami sedang aktif mengerjakannya. Desainnya sudah selesai dan saat ini kami sedang memproduksi unit-unit perakitannya,” ujar CEO Energiya Vladimir Solntsev, seperti yang dikutip TASS, Jumat (17/3).

Ia menambahkan bahwa 80 persen kerangka Federatsiya akan terbuat dari materi komposit, sedangkan kapsul pendaratannya terbuat dari aluminium.

“Pertanyaannya sekarang adalah kapsul pendaratannya harus terbuat dari apa. Saat ini, kami memakai bahan aluminium, tapi ini bukan hanya tentang produksi, tapi juga bagaimana membuatnya kompetitif,” ujarnya.

Federatsiya dirancang untuk meluncurkan manusia dan kargo ke sekitar orbit Bumi dan bulan. Dengan kapasitas maksimal empat orang awak, pesawat ini dapat mengorbit selama 30 hari. Sementara, ia dapat bertahan selama 12 bulan sebagai bagian stasiun luar angkasa.

Pesawat tersebut rencananya akan diluncurkan dengan menggunakan peluncur roket Angara-A5V dan Angara-A5P. Tes peluncuran Federatsiya tanpa awak dijadwalkan akan dilaksanakan pada 2021, sedangkan uji coba dengan menggunakan awak akan dimulai pada akhir 2023.

Ketika mengambil atau mengutip segala materi dari Russia Beyond, mohon masukkan tautan ke artikel asli.