Diserang ISIS, Jenderal Pasukan Rusia di Suriah Kehilangan Kaki dan Matanya

Pada pertengahan Februari lalu, Kementerian Pertahanan Rusia mengumumkan bahwa ranjau darat milik komplotan teroris yang ditujukan untuk menyerang konvoi militer Suriah turut menewaskan empat orang personel Rusia. Kemenhan Rusia melaporkan setidaknya ada dua orang tentara Rusia lainnya yang terluka akibat ledakan itu.

Pada pertengahan Februari lalu, Kementerian Pertahanan Rusia mengumumkan bahwa ranjau darat milik komplotan teroris yang ditujukan untuk menyerang konvoi militer Suriah turut menewaskan empat orang personel Rusia. Kemenhan Rusia melaporkan setidaknya ada dua orang tentara Rusia lainnya yang terluka akibat ledakan itu.

Reuters
Serangan ISIS menyebabkan Mayor Jenderal Pyotr Milyukhin kehilangan kedua kaki dan satu matanya.

Jenderal pasukan Rusia di Suriah Mayor Jenderal Pyotr Milyukhin harus kehilangan kedua kaki dan satu matanya ketika setelah terkena serangan pasukan teroris dalam perjalanannya menuju Lapangan Udara Tiyas yang berada di dekat salah satu kota Suriah, Homs.

Sebagaimana yang dilansir media Sputnik, saat ini Milyukhin tengah mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit Klinis Militer Pusat Burdenko Moskow.

Pada pertengahan Februari lalu, Kementerian Pertahanan Rusia mengumumkan bahwa ranjau darat milik komplotan teroris yang ditujukan untuk menyerang konvoi militer Suriah turut menewaskan empat orang personel Rusia. Kemenhan Rusia melaporkan setidaknya ada dua orang tentara Rusia lainnya yang terluka akibat ledakan itu.

Menurut laporan yang dilansir Kommersant, ledakan itulah yang diduga mencederai Milyukhin. Surat kabar tersebut melaporkan bahwa empat dari enam orang tentara yang berada bersama Milyukhin dinyatakan tewas.

Kondisi Milyukhin saat ini telah stabil. Menurut pihak rumah sakit yang menangani Milyukhin, saat ini ‘tidak ada ancaman langsung’ terhadap kondisi sang jenderal. Milyukhin diketahui sebagai seorang perwira Rusia dengan pangkat tertinggi yang menjadi korban dalam operasi Rusia di Suriah. Secara keseluruhan, Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan setidaknya ada 27 orang personel Rusia yang tewas dalam operasi di Suriah terhitung sejak September 2015.

Ketika mengambil atau mengutip segala materi dari Russia Beyond, mohon masukkan tautan ke artikel asli.