Komunitas Muslim Moskow Galang Dana Rp 1,4 Miliar untuk Pengungsi Suriah

Dalam beberapa hari ke depan, delegasi DUM Rusia akan bertolak ke Beirut untuk mengirimkan bantuan kemanusiaan kepada pengungsi di perbatasan Lebanon-Suriah.

Dalam beberapa hari ke depan, delegasi DUM Rusia akan bertolak ke Beirut untuk mengirimkan bantuan kemanusiaan kepada pengungsi di perbatasan Lebanon-Suriah.

Reuters
Bantuan ini diharapkan tak hanya dapat mempererat hubungan Rusia dengan wilayah Timur Tengah dan Arab, tetapi juga di seluruh dunia.

Komunitas muslim Moskow menggalang dana sebesar enam juta rubel atau sekitar 1,4 miliar rupiah untuk membantu pengungsi Suriah, demikian dilaporkanIslam.ru. Menurut Mufti Moskow Ildar Hazrat Alyautdinov, bantuan tersebut akan dikirim kepada para pengungsi di Lebanon dalam waktu dekat.

Lebih lanjut, Ildar mengatakan bahwa dana tersebut berhasil dikumpulkan dalam waktu yang relatif singkat oleh masyarakat yang biasa beribadah di masjid. “Kami tidak mengajukan permohonan bantuan kepada perusahaan besar mana pun, bantuan ini benar-benar dari rakyat,” katanya menekankan.

“Administrasi Spiritual Muslim (DUM) Federasi Rusia dan Yayasan ‘Zakat’ mengimbau masyarakat untuk mendukung program ‘Berbagi Kebaikan’ yang kami jalankan. Aksi ini bermaksud menggalang dana untuk membantu para pengungsi Suriah di Lebanon," kata Ildar.

Dalam beberapa hari ke depan, delegasi DUM Rusia akan bertolak ke Beirut untuk mengirimkan bantuan kemanusiaan kepada pengungsi di perbatasan Lebanon-Suriah. “Kami akan mengunjungi sejumlah posko pengungsi Suriah yang menampung hingga ratusan ribu orang. Kami membawa pakaian hangat untuk anak-anak, selimut, serta obat-obatan,” tutur sang mufti.

Ildar meyakini bahwa kunjungan ini tak hanya akan mempererat hubungan Rusia dengan wilayah Timur Tengah dan Arab, tetapi juga di seluruh dunia.

“Kunjungan kami kali ini adalah kunjungan perdamaian dan kemanusiaan. Ini sekali lagi membuktikan bahwa Rusia bersedia, dan akan memberikan bantuan kepada mereka yang membutuhkan, terlepas di mana mereka berada. Aksi kami ini tidak hanya ditujukan bagi umat Islam Suriah, tetapi semua orang yang membutuhkan obat-obatan, pakaian hangat, dan kepedulian sederhana dari sesama manusia,” kata Ildar menyimpulkan.

Ketika mengambil atau mengutip segala materi dari Russia Beyond, mohon masukkan tautan ke artikel asli.