Sejak Awal 2017, Suriah dan Rusia Hancurkan Lebih dari 4.600 Target ISIS

Rusia telah melakukan kampanye antiteroris di Suriah sejak 30 September 2015 atas permintaan Presiden Suriah Bashar Assad.

Rusia telah melakukan kampanye antiteroris di Suriah sejak 30 September 2015 atas permintaan Presiden Suriah Bashar Assad.

TASS
Sebanyak 4.608 sasaran teroris berhasil dihancurkan sejak 1 Januari 2017.

Dengan dukungan Pasukan Kedirgantaraan Rusia, Tentara Suriah telah menghancurkan lebih dari 4.600 fasilitas kelompok teroris ISIS sejak awal 2017, kata Kepala Staf Umum Direktorat Operasional Utama Rusia Letjen Sergei Rudskoi, Selasa (7/2).

“Saat ini, pasukan pemerintah, dengan dukungan Pasukan Kedirgantaraan Rusia, berhasil menjalankan operasi militer melawan kelompok teroris ISIS. Sebanyak 4.608 sasaran teroris berhasil dihancurkan sejak 1 Januari 2017,” kata Rudskoi, seperti yang dikutipSputnik.

Dalam keterangannya, Rudskoi juga menyebutkan bahwa Pasukan Kedirgantaraan Rusia telah menghancurkan 892 sasaran teroris di dekat kota al-Bab, salah satu benteng pertahanan terakhir ISIS yang tersisa di dekat perbatasan Turki-Suriah. 

Perang sipil Suriah antara pasukan pemerintah dan berbagai kelompok oposisi, termasuk kelompok oposisi moderat dan kelompok teroris seperti ISIS dan Jabhat Fatah al-Sham (front al-Nusra) telah berlangsung sejak 2011 dan telah merenggut ratusan ribu nyawa.

Rusia telah melakukan kampanye antiteroris di Suriah sejak 30 September 2015 atas permintaan Presiden Suriah Bashar Assad.

Ketika mengambil atau mengutip segala materi dari Russia Beyond, mohon masukkan tautan ke artikel asli.