Ingin Hancurkan ISIS Bersama Rusia, Trump: Saya Menghormati Putin

Presiden AS Donald Trump tengah berbicara melalui telepon dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Ruang Oval di Gedung Putih, Washington, AS, 28 Januari 2017.

Presiden AS Donald Trump tengah berbicara melalui telepon dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Ruang Oval di Gedung Putih, Washington, AS, 28 Januari 2017.

Reuters
Hubungan baik antara Amerika Serikat dan Rusia akan sangat menguntungkan terutama jika kedua negara bekerja sama menghancurkan teroris ISIS, kata Presiden AS Donald Trump, Minggu (5/2).

Dalam sebuah wawancara dengan Fox, Trump mengatakan bahwa ia menghormati presiden Rusia. Menurut Trump, hubungan baik dengan Moskow akan membantu memerangi terorisme.

“Saya menghormati Putin. Saya menghormati banyak orang, tapi itu tak berarti saya akan bergaul dengan mereka. Dia adalah pemimpin negaranya,” kata Trump, seperti yang dikutipSputnik.

“Saya mengatakan bahwa akan lebih baik bekerja sama dengan Rusia daripada tidak sama sekali. Jika Rusia membantu kita dalam memerangi ISIS dan terorisme di seluruh dunia — yang merupakan tantangan utama saat ini — maka itu adalah hal yang baik,” kata sang presiden menegaskan.

Pada konferensi pers bersama Perdana Menteri Inggris Theresa May minggu lalu, Trump mengatakan bahwa hubungan baik dengan Moskow dan kemungkinan kerja sama melawan ISIS dengan Rusia akan sangat menguntungkan. Sang presiden AS menyebutkan bahwa ia siap mempertimbangkan kemungkinan itu.

Donald Trump telah berulang kali menganjurkan untuk membangun dialog politik dengan Moskow, khususnya dalam memerangi terorisme. Tak hanya itu, Trump pun menyatakan siap membangun hubungan positif dengan Rusia. Presiden AS juga mengatakan bahwa menjaga hubungan baik dengan Putin adalah “asetnya, bukan kewajiban (dalam konteks bisnis -red.)”.


Hubungan Putin dan Trump akhir-akhir ini:

Putin “membela” Trump atas berbagai tuduhan yang ditujukan pada presiden AS

Keduanya sudah berbicara lewat telepon dan sepakat untuk berkomunikasi secara reguler

Menurut Gedung Putih, pencabutan sanksi AS terhadap Rusia sedang dipertimbangkan

AS-Rusia kemungkinan akan membentuk koalisi Antiteroris

Moskow berharap Washington ambil pendekatan pragmatis, tak harus Pro-Rusia

Ketika mengambil atau mengutip segala materi dari Russia Beyond, mohon masukkan tautan ke artikel asli.