Uji Coba Pelayaran, Kapal Sovershenny Diharap Mampu Perkuat Armada Pasifik

Kapal kelas Steregushchiy

Kapal kelas Steregushchiy

Ruslan Shamukov / TASS
Dengan sistem pertahanan mutakhir, kapal dengan panjang 104,5 meter ini diharapkan mampu memperkuat Armada Pasifik Rusia.

Armada Pasifik Rusia telah memulai uji pelayaran korvet (kapal perang berukuran kecil) kelas Steregushchiy, Sovershenny (bahasa Rusia: tak terkalahkan) di perairan Pasifik. Demikian hal itu dilaporkanSputnik, Senin (30/1).

Dilengkapi dengan teknologi misil terbaru dan radar canggih serta sistem peperangan elektronik, kapal perang ini diharapkan mampu meningkatkan kemampuan pertahanan Armada Pasifik.

Dibangun di Galangan Kapal Amur pada 2006 dan diluncurkan pada 2015, Sovershenny akan menjadi kapal kelas Steregushchiy kelima yang digunakan Angkatan Laut Rusia, serta yang pertama di Armada Pasifik. Dengan berat 2.200 metrik ton, NATO mengklasifikasikan kapal ini sebagai fregat (kapal perang berukuran sedang, berbobot antara 1.100 – 2.800 ton).

Juru Bicara Armada Pasifik Rusia Vladimir Matveyev menyebutkan, kapal ini akan menjalani serangkaian uji coba, mulai dari mesinnya, sistem kemudi, peralatan tambahan, peralatan komunikasi, sistem navigasi dan deteksi, serta mekanisme pelayaran. Selain itu, uji coba pelayaran kecepatan tinggi, manuver, serta vibrasi juga akan dilakukan, terang Matveyev.

Selain para pelaut Rusia, kru yang akan melakukan uji coba termasuk para spesialis dari berbagai departemen di Galangan Kapal Amur, serta para kontraktor yang ditugasi membantu dan memantau proses uji coba, tulis Sputnik.

“Uji pelayaran adalah langkah penting dalam melengkapi proses konstruksi kapal apa pun,” ujar Matveyev.

Dengan panjang 104,5 meter, bertenaga diesel, dan mampu menampung 90 – 100 orang kru, AL Rusia mengklasifikasikan korvet Sovershenny sebagai kapal multifungsi yang dirancang untuk pertahanan di pesisir. Kapal baru ini dipersenjatai dengan sistem peluru kendali modern yang dirancang tak hanya untuk menangkal serangan dari permukaan atau bawah laut, tetapi juga untuk mendukung serangan pesisir bagi pasukan amfibi.

Persenjataan Sovershenny termasuk meriam Arsenal A-190 100 mm, sistem misil antikapal 3M24 Uran, sistem antipesawat Redut, serta dua peluncur ganda antitorpedo dan antikapal selam kaliber 533 mm. Untuk pertahanan jarak dekat, Sovershenny dilengkapi dengan senapan mesin kaliber besar dan peluncur granat, termasuk sistem senjata AK630M. Tak hanya itu, kapal ini juga memiliki empat peluncur umpan PK-10 serta sistem komputer yang dapat melacak berbagai target secara bersamaan.

Dengan jarak tempuh 4.000 mil laut dan kecepatan maksimum 26 knot, Sovershenny dan kapal sejenisnya mampu bertahan di perairan selama 15 hari tanpa pengisian bahan bakar.

Ketika mengambil atau mengutip segala materi dari Russia Beyond, mohon masukkan tautan ke artikel asli.