Kemenhan Rusia Akan Tarik Lebih Banyak Su-24 dari Suriah

Pesawat pengebom tempur Su-24 lepas landas dari Pangkalan Udara Hmeymim, Suriah.

Pesawat pengebom tempur Su-24 lepas landas dari Pangkalan Udara Hmeymim, Suriah.

Ria Novosti/Dmitry Vinogradov
Sebelumnya, enam pesawat Su-24 telah lebih dulu meninggalkan zona konflik di Suriah.

Rusia tengah bersiap untuk menarik satu pesawat Sukhoi Su-24 Fencer tambahan dan personel tenaga medis khusus dari Pangkalan Udara Hmeymim, Suriah, setelah keberhasilan mereka dalam menjalankan tugas, kata Komandan Pasukan Rusia di Suriah Kolonel Jenderal Andrei Kartapolov, Selasa (17/1), seperti dikutipSputnik.

"Sejalan dengan perintah Presiden Vladimir Putin, Rusia terus mengurangi kontingen militernya di Suriah. Satu pesawat pesawat pengebom tempur Su-24 sedang dipersiapkan untuk kembali ke tanah air. Hari ini, para pilot dan personel dari tenaga medis khusus akan kembali ke pangkalan permanen mereka (di Rusia)," kata Kartapolov kepada para wartawan.

Sebelumnya, satuan tugas Angkatan Laut Rusia yang dipimpin kapal induk Laksamana Kuznetsov dan enam pesawat Su-24 telah lebih dulu meninggalkan zona konflik di Suriah.

Kapal Laksamana Kuznetsov ditempatkan di perairan Suriah sejak pertengahan Oktober 2016. Kapal ini didampingi oleh tiga kapal perang lain dan beberapa kapal pendukung. 

Komandan Pasukan Rusia di Suriah Kolonel Jenderal Andrei Kartapolov mengatakan, armada kapal induk telah menyelesaikan tugasnya dan siap untuk menjalankan misi selanjutnya.

Ketika mengambil atau mengutip segala materi dari Russia Beyond, mohon masukkan tautan ke artikel asli.