Selama 2016, Penyelidik Identifikasi Lebih dari 700 Ekstremis di Rusia

Komite Investigasi juga telah membuka 137 kasus kejahatan teroris lainnya.

Badan penyelidik Rusia telah mengidentifikasi lebih dari 700 ekstremis dan mengirim hampir 250 kasus terkait isu ini ke pengadilan selama 2016 di Rusia, kata Kepala Komite Investigasi Rusia Alexander Bastrykin, seperti yang dikutipSputnik.

"Sebanyak 707 individu yang telah melakukan tindakan ekstremis diidentifikasi pada 2016. Para penyelidik dari Komite Investigasi membawa 249 kasus kriminal atas kejahatan tersebut ke pengadilan," kata Bastrykin kepada surat kabar Rossiyskaya Gazeta dalam sebuah wawancara. 

Bastrykin menambahkan bahwa Komite Investigasi juga telah membuka 137 kasus kejahatan teroris dan telah mengirimkan 56 kasus di antaranya ke pengadilan.

Negara-negara di seluruh dunia kini telah memperketat keamanan mereka setelah terjadinya serangkaian serangan teroris, termasuk jatuhnya sebuah pesawat Rusia di Semenanjung Sinai pada 31 Oktober 2015, serangan di Paris pada 13 November 2015, dan di Brussel pada 22 Maret 2016.

Ketika mengambil atau mengutip segala materi dari Russia Beyond, mohon masukkan tautan ke artikel asli.