Lawan Teroris, Rusia-Turki Sepakat Koordinasikan Serangan Udara di Suriah

Keduanya juga menandatangani memorandum keamanan penerbangan tempur.

Pejabat militer Rusia dan Turki sepakat untuk mengoordinasikan serangan udara terhadap target teroris di Suriah. Demikian hal itu dilaporkanSputnik

Selain itu, kedua pihak juga menandatangani nota kesepahaman terkait keamanan aviasi tempur selama menjalankan misi antiteroris di wilayah udara Suriah, terang Kementerian Pertahanan Rusia.

"Nota kesepahaman tersebut menetapkan mekanisme koordinasi dan interaksi antara pesawat Rusia dan Turki selama serangan udara terhadap sasaran teroris, serta langkah-langkah yang bertujuan untuk mencegah insiden yang melibatkan pesawat dan kendaraan tanpa awak (UAV) di wilayah udara Suriah," terang kementerian dalam sebuah pernyataan.

Pada awal bulan ini, Angkatan Udara Rusia dan Turki telah melancarkan sejumlah serangan terhadap ISIS di wilayah Dayr Kak yang berlokasi di sekitar kota al-Bab yang diduduki ISIS di Suriah utara, demikian dilaporkan surat kabar Daily Sabah mengutip pejabat militer Turki.

Berdasarkan laporan tersebut, 22 teroris ISIS tewas dalam serangan yang digelar pasukan Rusia-Turki.

Serangan terhadap ISIS di wilayah perbatasan Suriah-Turki sebelumnya pernah dilancarkan pada Agustus 2016 lalu. Pasukan Turki dibantu pesawat koalisi pimpinan AS memulai sebuah operasi militer yang disebut Perisai Eufrat untuk membersihkan kota perbatasan Suriah, Jarabulus, serta wilayah sekitar yang dikuasai ISIS.

Ketika mengambil atau mengutip segala materi dari Russia Beyond, mohon masukkan tautan ke artikel asli.