Badan Antidoping Internasional Ingin Boikot Rusia dari Semua Kompetisi

Cincin Olimpiade pada Olimpiade Musim Dingin ke-22 di Sochi.

Cincin Olimpiade pada Olimpiade Musim Dingin ke-22 di Sochi.

Alexey Malgavko / RIA Novosti
Ada tuntutan membatalkan hak Rusia menggelar kompetisi internasional.

Organisasi Antidoping Nasional (NADO) mendesak agar Rusia diboikot dari semua kompetisi olahraga internasional dan haknya untuk menjadi tuan rumah turnamen dunia dicabut, demikian disampaikan NADO melalui pernyataan resmi mereka, Selasa (10/1), seperti dilaporkan TASS.

Tuntutan tersebut muncul setelah Komisi Independen WADA (Badan Antidoping Dunia) mengeluarkan Laporan Bagian II terkait dugaan pelanggaran peraturan doping secara massal serta manipulasi dalam olahraga Rusia.

Dokumen itu ditandatangani oleh sejumlah pemimpin organisasi antidoping, di antaranya dari Austria, Belgia, Kanada, Kroasia, Denmark, Estonia, Finlandia, Prancis, Jerman, Irlandia, Jepang, Belanda, Polandia, Slovenia, Spanyol, Afrika Selatan, Swedia, Swiss, dan Amerika Serikat.

"Dengan kehadiran bukti baru yang tak tersanggahkan mengenai sistem doping Rusia yang terstruktur, yang dibongkar oleh McLaren dan timnya, kami menuntut agar Rusia dilarang mengikuti semua kompetisi internasional hingga sistem antidoping dan olahraga Rusia berjalan sesuai dengan Peraturan Antidoping Dunia secara menyeluruh," terang pernyataan tersebut.

"Kami juga meminta Federasi Internasional (IFs) dan penyelenggara kompetisi dunia lain untuk membatalkan semua pertandingan internasional yang akan digelar di Rusia, dan melarang negara tersebut memperebutkan hak untuk menjadi tuan rumah bagi kompetisi-kompetisi mendatang," lanjut pernyataan itu.

Menurut Laporan Bagian II yang disampaikan awal bulan lalu oleh Komisi Independen WADA dan ketuanya, profesor hukum olahraga Kanada Richard McLaren, lebih dari seribu atlet Rusia yang berpartisipasi dalam olimpiade musim panas, mugim dingin, dan paralimpiade, mungkin terlibat dalam manipulasi sistem untuk menyembunyikan hasil tes doping positif.

Secara khusus, laporan tersebut menyebutkan bahwa sampel doping dari 12 atlet Rusia pemenang medali dalam Olimpiade Musim Dingin 2014 Sochi telah dimanipulasi, begitu pula dua atlet Rusia lain yang memenangkan empat medali emas dalam kompetisi Olimpiade Sochi 2014.

Namun, McLaren tak menyebutkan nama atlet yang dimaksud, menegaskan bahwa hal tersebut hanya boleh dilakukan oleh federasi olahraga internasional, bukan oleh dirinya secara pribadi.

Ketika mengambil atau mengutip segala materi dari Russia Beyond, mohon masukkan tautan ke artikel asli.