Kementerian Situasi Darurat Rusia Terima Pesawat Amfibi Be-200ChS Baru

Pesawat Rusia Beriev Be-200 membantu pemadaman ai di Nataf dekat Yerusalem.

Pesawat Rusia Beriev Be-200 membantu pemadaman ai di Nataf dekat Yerusalem.

EPA / Vostock-photo
Pesawat ini dapat menampung lebih dari 12,5 ton air dalam beberapa detik.

Kementerian Situasi Darurat Rusia akan menerima pesawat amfibi multiperan baru Beriev Be-200ChS bulan depan, demikian disampaikan Kepala Pusat Regional Selatan Kementerian Situasi Darurat Rusia Igor Oder, seperti dikutipSputnik, Kamis (5/1).

"Pesawat amfibi Be-200ChS dibuat di Pabrik Pesawat Beriev, Taganrog. Uji penerbangan juga telah selesai," terang Oder saat pertemuan tentang peningkatan kesiapan badan manajemen Pusat Regional Selatan.

Latihan penerbangan dan pengiriman ke lokasi penempatan telah dijadwalkan pada Januari ini.

Menteri Keadaan Darurat Rusia Vladimir Puchkov menyebutkan bahwa pesawat baru tersebut akan beroperasi di wilayah selatan Rusia.

Pesawat Be-200ChS merupakan varian dari pesawat Beriev Be-200 yang didesain untuk kebutuhan Kementerian Situasi Darurat Rusia.

Pada Mei lalu, perusahaan pesawat Rusia UAC, yang merupakan perusahaan induk Beriev, mengatakan bahwa mereka dapat memasok lebih dari 26 pesawat Beriev Be-200ChS hingga 2025.

Pada bulan yang sama, perusahaan juga meluncurkan seri pertama Be-200ChS dari lini produksi di kota Taganrog. Sebelumnya, pesawat tersebut diproduksi oleh Pabrik Aviasi Irkutsk di Siberia.

Pesawat Beriev Be-200 dan variannya didesain khusus untuk memadamkan api, melakukan tugas pencarian dan penyelamatan, misi patroli maritim, serta menjadi sarana transportasi kargo dan penumpang.

Pesawat ini dapat menampung lebih dari 12,5 ton air dalam beberapa detik saat berjalan di atas permukaan air, sebelum menyiramkan air tersebut di atas kobaran api.

Pesawat Be-200ChS pertama kali mengudara pada tahun 2003.

Ketika mengambil atau mengutip segala materi dari Russia Beyond, mohon masukkan tautan ke artikel asli.