Tanggapi Pengusiran Diplomat Rusia, Putin: Kami Tak Akan Usir Siapa Pun

Putin mengatakan bahwa ia menyesalkan bahwa pemerintahan Obama harus menyelesaikan pekerjaan mereka dengan cara ini.

Putin mengatakan bahwa ia menyesalkan bahwa pemerintahan Obama harus menyelesaikan pekerjaan mereka dengan cara ini.

Kremlin.ru
Presiden Putin mengatakan bahwa Moskow tidak akan melarang keluarga dan anak-anak diplomat AS 'untuk berkunjung ke tempat-tempat wisata favorit mereka di Rusia dalam merayakan liburan Tahun Baru.

Penentuan langkah Moskow lebih lanjut dalam memulihkan hubungan dengan Amerika Serikat tergantung pada kebijakan presiden AS terpilih Donald Trump. Demikian hal tersebut diungkapkan Presiden Rusia Vladimir Putin, seperti yang dikutipSputnik.

"Kami menunda hak untuk membalas, tapi kami tidak akan tenggelam ke tingkat 'diplomasi dapur' yang tidak bertanggung jawab. Langkah lebih lanjut ke arah pemulihan hubungan Rusia-AS akan dibangun atas dasar kebijakan yang diterapkan pemerintahan Presiden Donald Trump," kata Putin menegaskan.

Rusia tidak akan mengusir siapa pun sebagai balasan terhadap sanksi yang dijatuhkan AS terhadap Moskow atas dugaan peretasan, kata Putin.

Namun demikian, Putin mengatakan bahwa Rusia berhak untuk merespons sanksi baru AS.

"Kami menganggap keputusan tak ramah dari pemerintah AS sebagai provokasi yang bertujuan untuk merusak hubungan Rusia-AS."

Pada Kamis (29/12), Presiden AS Barack Obama mengumumkan pengusiran 35 diplomat Rusia, penutupan dua kompleks diplomatik Rusia di Maryland dan New York, dan sanksi baru terhadap enam individu dan lima entitas Rusia atas dugaan campur tangan Moskow pada pilpres AS bulan November lalu, yang telah berulang kali dibantah Kremlin.

"Ini jelas bertentangan dengan kepentingan mendasar warga Rusia dan AS. Mengingat tanggung jawab khusus yang dipikul Rusia dan AS 'untuk melestarikan keamanan global, (ini) juga merusak seluruh sistem hubungan internasional," kata Putin.

Putin mengatakan bahwa ia menyesalkan bahwa pemerintahan Obama harus menyelesaikan pekerjaan mereka dengan cara ini.

"Sangat disesalkan bahwa pemerintahan Presiden Obama menyelesaikan pekerjaannya dengan cara ini, tapi saya tetap mengucapkan selamat Tahun Baru kepada sang presiden dan anggota keluarganya," kata Putin.

Putin mengatakan bahwa Moskow tidak akan melarang keluarga dan anak-anak diplomat AS 'untuk berkunjung ke tempat-tempat wisata favorit mereka di Rusia dalam merayakan liburan Tahun Baru.

"Kami tidak akan membuat masalah bagi diplomat AS. Kami tidak akan mengusir siapa pun. Kami tidak akan melarang keluarga dan anak-anak mereka untuk pergi ke tempat-tempat liburan favorit mereka pada perayaan Tahun Baru. Selain itu, saya bahkan mengundang semua anak diplomat-diplomat AS yang terakreditasi di Rusia untuk merayakan Tahun Baru dan Natal di Kremlin."

Sebelumnya pada hari itu, Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov mengatakan bahwa kementerian luar negeri mengusulkan presiden untuk mempertimbangkan memberikan status 'persona non grata' pada 31 pejabat Kedutaan Besar AS di Moskow dan empat karyawan Konsulat Jenderal AS di Sankt Peterburg serta melarang diplomat-diplomat AS menggunakan fasilitas liburan di Rusia.

Hak cipta milik Rossiyskaya Gazeta.