Putin Akan Tentukan Balasan yang Membuat Washington ‘Merasa Tak Nyaman’

Presiden Rusia Vladimir Putin.

Presiden Rusia Vladimir Putin.

Mikhail Metzel / TASS
Kremlin mengumumkan bahwa Presiden Putin akan membalas sanksi terbaru yang dijatuhkan AS.

Rusia akan memberikan respons yang sesuai atas sanksi baru AS, kata Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov, seperti dikutipSputnik. Menurut Peskov, respons tersebut akan membuat para pejabat Washington ‘merasa tidak nyaman’.

“Kami pasti akan merespons dengan memadai dan itu akan ditentukan sejalan dengan keputusan yang ditetapkan Presiden Rusia Vladimir Putin,” terang Peskov kepada para wartawan, menanggapi langkah AS yang ia anggap tidak dapat diprediksi dan agresif.

“Tak diragukan lagi bahwa respons yang sesuai dan sepadan akan membuat pihak AS merasa sangat tidak nyaman,” kata Peskov.

Sang jubir menambahkan bahwa Moskow menyayangkan keputusan Amerika yang kembali menjatuhkan sanksi anti-Rusia, sementara hal itu hanya memperparah hubungan bilateral.

Peskov menyatakan bahwa sanksi tersebut tidak diduga dan tampak agresif. Ia menambahkan bahwa Rusia masih berharap untuk membangun hubungan yang normal dengan pemerintah AS.

Pada Kamis (29/12), pemerintahan Presiden Obama menjatuhkan serangkaian sanksi kepada Rusia, termasuk pengusiran 35 diplomat Rusia dan penutupan dua kompleks diplomatik Rusia sebagai respons atas dugaan intervensi Moskow dalam pemilu presiden AS.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova mengatakan bahwa kemenlu akan membuat pernyataan resmi pada Jumat (30/12) terkait sanksi baru tersebut.

“Akan ada pernyataan resmi sebagai tindakan balasan,” tulis Zakharova di akun Facebook-nya, seraya menambahkan bahwa langkah tersebut telah memperumit masalah dengan pemerintah AS yang baru.

Hak cipta milik Rossiyskaya Gazeta.