Forbes: Deretan Kemenangan Menanti Rusia di Tahun 2017

Moskow diyakini akan memainkan peran utama dalam bidang diplomatik dan bisnis pada 2017 mendatang.

Moskow diyakini akan memainkan peran utama dalam bidang diplomatik dan bisnis pada 2017 mendatang.

Reuters
Rusia diyakini akan memainkan posisi kuat pada 2017 mendatang.

Kemenangan Donald Trump pada pemilu di AS serta sejumlah kesepakatan besar dengan Jepang dan Qatar di bidang energi menunjukkan bahwa Moskow akan memainkan peran utama dalam bidang diplomatik dan bisnis pada 2017 mendatang, demikian tulisForbes.

Kunjungan Putin ke Jepang pada 15 – 16 Desember lalu dapat menjadi stimulus bagi semua pihak yang ingin melakukan bisnis dengan Rusia pada tahun 2017 mendatang. Dalam artikel yang dilansir oleh Forbes, selama pertemuan antara kedua pemimpin beberapa waktu lalu, kedua negara telah menghasilkan 60 kesepakatan kerja sama ekonomi.

"Ke depannya, miliaran dolar diperkirakan akan bergerak di antara Jepang dan Rusia. Dana ini berkaitan dengan offshoring (alih keluar, atau perpindahan proses bisnis dari suatu negara ke negara lain -red.), pembangunan pabrik baru untuk produksi gas cair di Sakhalin, serta pembangunan pipa hingga ke Hokkaido," demikian tertulis dalam artikel tersebut.

Menurut Forbes, keputusan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe untuk mengundang Putin ke Jepang menjadi bukti keinginannya untuk memperkuat hubungan Jepang dengan Rusia.

Faktor lain yang kemungkinan dapat dimainkan oleh Moskow adalah kemenangan Donald Trump pada pemilu AS, serta pencalonan mantan CEO Exxon Rex Tillerson sebagai menlu.

Forbes juga melansir faktor apa saja yang dapat memperkuat peran Moskow terhadap Qatar. Bulan ini, Lembaga Investasi Qatar bersama-sama dengan perusahaan Glencore serta trader komoditas telah menandatangani kesepakatan atas pembelian 19,5 persen saham perusahan asal Rusia 'Rosneft'.

Terpilihnya Trump, serta kesepakatan di bidang energi bernilai miliaran dolar AS dengan Qatar dan Jepang semakin menguatkan kemungkinan perspektif politik dan ekonomi baru yang akan dihadapi Rusia di tahun mendatang. Pada 2017, Moskow diyakini dapat memainkan posisi yang kuat, tulis Forbes meyimpulkan.

Pertama kali dipublikasikan dalam bahasa Rusia oleh RIA Novosti.

Hak cipta milik Rossiyskaya Gazeta.