Bukan Terorisme, Masalah Teknis Jadi Penyebab Jatuhnya Pesawat Tu-154

Pada Minggu (25/12), pesawat Tu-154 hilang di atas Laut Hitam tidak lama setelah mengisi bahan bakar di bandara dekat Sochi. Pesawat Tu-154 membawa sebanyak 92 orang, yang terdiri dari 84 penumpang dan delapan anggota kru pesawat.

Pada Minggu (25/12), pesawat Tu-154 hilang di atas Laut Hitam tidak lama setelah mengisi bahan bakar di bandara dekat Sochi. Pesawat Tu-154 membawa sebanyak 92 orang, yang terdiri dari 84 penumpang dan delapan anggota kru pesawat.

Dmitry Serebryakov / TASS
Investigasi bersama komite teknis khusus Kemenhan Rusia masih berjalan.

Penyebab utama kecelakaan pesawat Tu-154 di pesisir Sochi bukanlah akibat aksi teroris, melainkan karena “masalah teknis atau kesalahan penerbangan”, demikian disampaikan Menteri Transportasi Rusia Maksim Sokolov seperti dikutip dari RT, Senin (26/12).

“Sejauh ini, penyebab utama tidak melibatkan terorisme, sehingga kami memperkirakan masalah teknis atau kesalahan penerbangan yang menjadi penyebab kecelakaan. Namun saya tekankan bahwa hanya investigasi, bersama komite teknik khusus Kementerian Pertahanan yang akan memberitahu penyebab pastinya,” kata sang menteri.

Pada Minggu (25/12), pesawat Tu-154 hilang di atas Laut Hitam tidak lama setelah mengisi bahan bakar di bandara dekat Sochi. Pesawat seharusnya harus mengisi bahan bakar di kota Mozdok di Ossetia Utara, namun karena cuaca buruk, pesawat tersebut dialihkan ke bandara di Adler, sebuah tempat singgah di Laut Hitam, “sehingga, sebelumnya tidak ada yang tahu bahwa pesawat tersebut akan mengisi bahan bakar di bandara di Sochi,” kata seorang narasumber keamanan kepada TASS.

Setelah sampai di Adler, hanya dua penjaga perbatasan dan satu petugas imigrasi yang datang, dan satu-satunya navigator tidak lama meninggalkan pesawat tersebut untuk mengawasi pengisian bahan bakar.

Pesawat Tu-154 membawa sebanyak 92 orang, yang terdiri dari 84 penumpang dan delapan anggota kru pesawat. Sebagian besar penumpang adalah anggota dari Ansambel Alexandrov, paduan suara resmi Pasukan Bersenjata Rusia.

Mereka pergi dari Moskow menuju pangkalan militer Rusia di Khmeimim dekat Latakia, Suriah, untuk ikut serta dalam perayaan Natal dengan tentara yang ditempatkan di sana. Ketua paduan suara yang juga menjadi konduktor dan komposer Valery Khalilov juga ikut dalam pesawat tersebut.

Sekitar 3.500 orang saat ini sedang bekerja dengan tiga giliran dalam operasi penyelamatan di area kecelakaan pesawat Tu-154 di Sochi. Pesawat pertama yang membawa peninggalan korban telah tiba dengan selamat di bandara Chkalovsky, di luar Moskow, Senin (26/12).

Rusia memperingati hari berduka nasional untuk korban kecelakaan Tu-154, Senin (26/12).

Hak cipta milik Rossiyskaya Gazeta.