Rusia Evakuasi Lebih dari 6.400 Warga dari Aleppo Timur

Termasuk lebih dari 3.000 militan dan 301 warga yang terluka.

Selama 24 jam pertama operasi evakuasi, sebanyak 6.462 warga sipil, termasuk 3.000-an gerilyawan, telah meninggalkan Aleppo timur. Demikian hal itu dilaporkanSputnik, mengutip keterangan yang dirilis pusat rekonsiliasi Rusia di Suriah, Jumat (16/12).

"Dalam 24 jam pertama operasi, sembilan konvoi dari pusat rekonsiliasi Rusia telah membawa 6.462 orang, termasuk lebih dari 3.000 militan dan 301 warga yang terluka," terang pusat rekonsiliasi dalam sebuah pernyataan.

Selain itu, pusat rekonsiliasi juga mengatakan bahwa penarikan militan dan anggota keluarga mereka dari Aleppo timur, Suriah, terus dilangsungkan di bawah pengawasan prajurit dari pusat rekonsiliasi Rusia.

"Penarikan militan beserta anggota keluarga mereka keluar dari wilayah timur Aleppo dengan kendaraan terus berlangsung di bawah pengawasan prajurit dari pusat rekonsiliasi Rusia."

Selama tiga minggu terakhir, tentara Suriah telah membebaskan lebih dari 98 persen wilayah Aleppo timur yang telah diduduki kelompok teroris sejak 2012. Sebanyak 100 ribu penduduk dari kota itu pun berhasil dibebaskan.

Pada Senin (12/12) Tentara Suriah secara resmi mengumumkan kemenangan mereka di Aleppo. Pertempuran Aleppo berlangsung lebih dari empat tahun sejak 19 Juli 2012. Dalam 24 jam terakhir menjelang kemenangan, sekitar 10 ribu hingga 13 ribu warga sipil telah meninggalkan kota. Dengan demikian, berdasarkan laporan, total pengungsi saat ini mencapai sekitar 130 ribu warga.

Hak cipta milik Rossiyskaya Gazeta.