Vladivostok: Kapal Penghancur Es Non-nuklir Tertangguh di Dunia

Kapal Vladivostok mampu membelah lautan beku dengan ketebalan es 1,5 meter.

Dibangun di Galangan Kapal Vyborg dan berlayar menyeberangi Laut Baltik dan Arktik dengan mengibarkan bendera Rusia, Vladivostok adalah kapal penghancur es non-nuklir tertangguh di Rusia, bahkan mungkin di dunia, demikian dilaporkanSputnik.

Di bawah naungan Badan Transportasi Sungai dan Laut Federal Rusia, kapal penghancur es tersebut mulai memandu kapal-kapal lain membelah air beku di Rusia utara pada Februari lalu. Proyek kapal penghancur es 21900 M, yang dipimpin oleh Vladivostok, dapat berlayar membelah es dengan ketebalan hingga 1,5 meter. Kapal ini dirancang untuk berbagai keperluan di perairan beku, seperti mendampingi kapal berkapasitas raksasa, menderek kapal lain, memadamkan kebakaran di kapal serta fasilitas lepas pantai, merespons panggilan darurat dengan segera, serta mengirim kargo.

Kepala Humas United Shipbuilding Corporation (USC) Dmitry Zakharov — perusahaan yang menaunggi Galangan Kapal Vyborg — menyampaikan pada Sputnik bahwa Vladivostok merupakan kapal penghancur es disel-elektrik terkuat di dunia.

"Karakter unik kapal-kapal Proyek 21900 M yang membuatnya berbeda dengan kapal penghancur es disel-elektrik lain ialah otomatisasi maksimal pada semua proses, wilayah operasi yang tak terbatas, serta kemampuan untuk mengarungi lautan beku dengan ketebalan es hingga 1,5 meter. Selain itu, ia juga dirancang senyaman mungkin bagi orang-orang yang berlayar di dalamnya, dengan area kru yang luas, ruang toilet terpisah, dan desain interior berkualitas tinggi. Sejauh ini, belum ada kapal di Rusia yang bisa menandingi Vladivostok dari segi kenyamanan," terang Zakharov.

Ia juga menambahkan bahwa eksplorasi wilayah Arktik yang sedang digalakkan oleh Rusia telah merevitalisasi industri galangan kapal.

"Bisa dibilang pembaharuan armada telah memicu peningkatan peran Northeast Passage sebagai jalur pengiriman barang terpendek antara Eropa dan Asia. Saat ini, USC sedang membangun tiga kapal penghancur es lain untuk area tersebut. Katalis lain ialah proyek lepas pantai di Arktik, dengan pembangunan tiga kapal baru oleh Galangan Kapal USC Helsinki Arctech untuk tujuan tersebut. Selain itu, kita juga perlu meningkatkan kehadiran militer di wilayah itu, dan galangan kapal Northwest diperkirakan akan membangun seluruh armada kapal patroli khusus untuk memfasilitasi tugas ini," terang Zakharov.

Menurut Zakharov, USC mampu memenuhi kebutuhan pemerintah dan perusahaan swasta secara tepat waktu, membangun kapal penghancur es dan perangkat lepas pantai yang sesuai kebutuhan mereka. Dan jelas Arktik menawarkan beberapa prospek yang sangat baik bagi galangan kapal Rusia dan Rusia sendiri secara keseluruhan.

Hak cipta milik Rossiyskaya Gazeta.