Bongkar-Pasang, Pesawat Su-34 Akan Mendapat Tambahan Senjata Elektronik

Pesawat penyerang Rusia Sukhoi Su-34 akan dimodernisasi dengan penambahan sejumlah sistem persenjataan canggih terbaru.

Pesawat penyerang Rusia Sukhoi Su-34 akan dimodernisasi dengan penambahan sejumlah sistem persenjataan canggih terbaru.

TASS
Kelak pesawat bisa bertempur secara lebih murah dan efisien.

Pesawat penyerang Rusia Sukhoi Su-34 akan dimodernisasi dengan penambahan sejumlah sistem persenjataan canggih terbaru, termasuk sistem perangkat elektronik yang memungkinkan ia bertempur secara lebih murah dan efisien, demikian disampaikan jaringan berita Rusia Zvezda, seperti dikutipSputnik.

Kementerian Pertahanan Rusia pertama kali mengumumkan rencana memodernisasi pesawat tempur multiperan Su-34 ini pada Juli lalu. Pesawat yang dirancang berdasarkan pesawat tempur Su-27 tersebut merupakan jet generasi ke-4++ yang dapat berakselerasi hingga kecepatan maksimal 1.931 km per jam dan terbang di ketinggian 4.023 km tanpa melakukan pengisian ulang bahan bakar.

"Kami berencana memodernisasi Su-34 untuk memperpanjang masa penggunaan serta meningkatkan jumlah senjatanya. Pesawat ini sangat populer di kalangan angkatan bersenjata kami dan ia punya masa depan cerah," kata Wakil Menteri Pertahanan Rusia Yury Borisov.

Sepanjang operasi di Suriah, Su-34 telah unjuk gigi dalam pengerahan meriam 30 mm, misil udara-ke-udara dan udara-ke-permukaan, serta bom kendali laser KAB-500S secara efektif, sehingga pesawat ini berhasil menghancurkan fasilitas infrasturktur serta pusat komando para teroris.

Kementerian Pertahanan Rusia kini hendak menambahkan misil anti-kapal, seperti misil Kh-35 yang telah dimodifikasi, bahkan berencana membuat pesawat mampu meluncurkan misil aerobalistik generasi terbaru.

Akhir tahun lalu, pesawat tempur Su-34 mendapat tambahan sistem senjata elektronik Khibiny, sehingga secara teknis Su-34 telah layak disebut pesawat tempur elektronik. Sistem tersebut dikembangkan oleh Perusahaan Radio-Elektronik (KRET) Rusia.

Dengan kehadiran sistem yang terpasang di ujung sayapnya ini, Su-34 bisa melancarkan langkah balasan efektif terhadap sistem radar, sistem misil antipesawat, serta sistem peringatan dini dan kontrol pesawat.

Selain itu, Su-34 juga akan mendapat tambahan radar udara modern dengan karakteristik yang lebih unggunl sebelum akhir tahun ini, terang Zvezda.

Saat ini, pesawat memiliki sebuah radar multi-target dengan jangkauan 200-250 km. Pesawat juga dilengkapi oleh radar yang menghadap belakang, serta bisa ditambah radar menghadap samping M402 Pika. Sistem pengganggu jaringan komunikasi L175V/KS418 pun bisa dikerahkan dalam pertempuran.

Terkait pemilihan dan pemantauan target secara berkelanjutan, Su-34 akan menggunakan radar udara dan sistem penargetan elektro-optikal Platan yang dipasang pada badan pesawat. Ia dilengkapi dengan penanda target laser yang mengukur jarak ke target menggunakan telemetri laser.

Pada pertengahan November lalu, para pilot dari resimen pengebom Distrik Militer Selatan Rusia memulai latihan untuk meningkatkan keterampilan dalam mengoperasikan pesawat pengebom garis depan Su-34.

Pesawat yang juga dijuluki “Platipus” ini dapat beraksi di segala jenis cuaca, serta pada siang dan malam hari.

Beberapa keunggulan pesawat Su-34 ialah jumlah bahan bakar yang dapat diangkut, kemampuan untuk mengisi ulang bahan bakar di udara, serta mesin yang sangat efisien. Su-34 merupakan produk terbaik dari semua jet tempur di kelasnya, dalam konteks harga dan karakteristik kualitas, serta potensi tempur.

Saat ini, pesawat memiliki sebuah radar multi-target dengan jangkauan 200-250 km. Pesawat juga dilengkapi oleh radar yang menghadap belakang, serta bisa ditambah radar menghadap samping M402 Pika. Sistem pengganggu jaringan komunikasi L175V/KS418 pun bisa dikerahkan dalam pertempuran

Hak cipta milik Rossiyskaya Gazeta.