‘Diplomasi Anjing’: Jepang Berencana Hadiahi Putin Seekor Anjing Akita

Presiden Rusia Vladimir Putin dan anjing-anjingnya, Shepherd Bulgaria Buffy dan Akita Inu Yume, berjalan-jalan di Wilayah Moskow.

Presiden Rusia Vladimir Putin dan anjing-anjingnya, Shepherd Bulgaria Buffy dan Akita Inu Yume, berjalan-jalan di Wilayah Moskow.

Alexei Druzhinin / RIA Novosti
Pada 2012 lalu, Putin menerima seekor anjing Akita betina bernama Yume.

Jepang berharap dapat melunakan Presiden Rusia Vladimir Putin dengan ‘diplomasi anjing’ pada kunjungannya ke Jepang bulan ini dengan memberikan Putin seekor anjing jenis Akita, demikian dikabarkan Sputnik, Senin (5/12).

Berdasarkan pidato Ketua Sekretaris Kabinet Jepang Yoshihide Suga dalam Forum Internasional Anjing Akita yang berlangsung di Tokyo, Sabtu (3/12), para pejabat Jepang saat ini tengah bernegosiasi dengan rekan dari Rusia untuk kembali memberi seekor anjing untuk Putin, tulis surat kabar Jepang Asahi.

Putin memang dikenal sebagai pencinta anjing. Saat ia mengunjungi Jepang pada 2012 lalu, Putin menerima seekor anjing Akita betina bernama Yume (bahasa Jepang: mimpi).

Putin rencananya akan mengunjungi Jepang pada 15 Desember mendatang, dan kali ini pemerintah Jepang ingin memberikan seekor anjing Akita baru untuk Putin sebagai pasangan Yume.

Meski demikian, pemerintah Rusia belum mengonfirmasi bahwa Yume membutuhkan teman baru, terang Suga.

Hubungan Moskow-Tokyo

Hubungan antara Moskow dan Tokyo diliputi ketegangan selama puluhan tahun karena status empat pulau paling selatan yang berada di rantai Kepulauan Kuril, yang dianggap sebagai Wilayah Utara oleh Jepang.

Sekitar 19 ribu warga negara Rusia tinggal di pulau terpencil tersebut, yang direbut oleh pasukan Soviet pada hari-hari menjelang berakhirnya Perang Dunia II.

Selain itu, kedua negara tersebut tak pernah secara resmi menyepakati traktat untuk menyelesaikan isu sengketa wilayah yang menghambat hubungan perdagangan selama berdekade-dekade.

Hak cipta milik Rossiyskaya Gazeta.