Enam Poin Paling Menonjol dalam Pidato Tahunan Putin

Presiden Rusia Vladimir Putin menyampaikan pidato tahunannya di hadapan Dewan Federasi, Kamis (1/12).

Presiden Rusia Vladimir Putin menyampaikan pidato tahunannya di hadapan Dewan Federasi, Kamis (1/12).

Konstantin Zavrazhin/RG
Terkait hubungan dengan NATO, AS, hingga Asia.

Presiden Rusia Vladimir Putin menyampaikan pidato tahunannya di hadapan Dewan Federasi, Kamis (1/12), yang dianggap sebagai pidato utama Putin sepanjang tahun ini. Selain membahas beberapa isu dalam negeri, ia juga menyinggung sejumlah kebijakan internasional Rusia. Media Rusia RT merangkum enam pernyataan paling menonjol dari pidato tersebut.

Terkait kerja sama perdamaian

"Kami tak menginginkan konfrontasi dengan siapa pun. Kami tak mencari dan tak pernah mencari musuh. Kami butuh teman."

Terkait hak untuk membuat keputusan mandiri

"Kami tak akan membiarkan pelanggaran terhadap kepentingan Rusia dan kami akan mengatur takdir kami senidri tanpa tips dan saran-saran yang tak diinginkan."

Terkait hubungan dengan NATO dan pelajaran dari Perang Dingin

"Kami berkomitmen terhadap dialog yang bersahabat dan setara untuk mempertahankan prinsip keadilan dan saling menghormati dalam hubungan internasional. Kami siap berdiskusi secara serius dalam menciptakan sistem hubungan internasional yang stabil di abad ke-21 ini."

"Sayangnya, dalam hal ini, puluhan tahun sejak berakhirnya Perang Dingin telah berlalu dengan sia-sia."

Terkait kebijakan Rusia di Asia

"Kebijakan aktif Rusia (di Asia) tak didikte oleh pertimbangan oportunis untuk saat ini, bahkan tidak didorong oleh mendinginnya hubungan dengan AS atau Uni Eropa, melainkan kepentingan nasional jangka panjang serta tren perkembangan global."

Mengenai sensor dari Barat

"Selama ini, kami selalu dikritik atas tuduhan penyensoran di dalam negeri, dan kini pihak lain justru yang melakukan hal itu."

"Kami melawan segala jenis monopoli, baik itu sebuah klaim terhadap eksklusivitas atau upaya untuk menyesuaikan bagi kepentingan pihak tertentu dalam perdagangan internasional, pembatasan hak berbicara, dan penerapan sensor dalam lingkup informasi global."

Terkait hubungan Rusia-AS

"Kami siap bekerja sama dengan pemerintah AS yang baru. Kami memiliki tanggung jawab bersama untuk memastikan keamanan internasional."

Hak cipta milik Rossiyskaya Gazeta.