Rusia Tempatkan Dua Sistem Misil di Wilayah yang Dipersengketakan Jepang

Penempatan tersebut diyakini tak akan memengaruhi hubungan Moskow-Tokyo.

Penempatan sistem misil Rusia di Kepulauan Kuril tidak memengaruhi perkembangan hubungan Moskow dan Tokyo, demikian disampaikan juru bicara Kremlin Dmitry Peskov seperti dikutip Sputnik, Rabu (23/11).

Pada Selasa (22/11), surat kabar resmi Armada Pasifik Rusia Boyevaya Vakhta melaporkan bahwa sistem pertahanan misil pesisir Bal telah ditempatkan di Pulau Kunashir dan sistem pertahanan misil pesisir Bastion di Pulau Iturup. Laporan penempatan misil di dua pulau ini memicu perhatian Jepang.

“Tentu saja, ini ada alasannya. Pada saat yang sama, dari sudut pandang kami, penempatan (sistem misil di Kuril) ini seharusnya tidak memengaruhi kecenderungan dalam hubungan bilateral kami saat ini dengan Tokyo terkait persiapan yang sangat mendalam dari kunjungan Presiden Vladimir Putin ke Jepang nanti, serta kontak dan pembicaraan tentang isu perjanjian perdamaian,” kata Peskov kepada wartawan.

Kepulauan Kuril merupakan subjek dari sengketa wilayah yang sudah lama antara Rusia dan Jepang. Jepang mengklaim pulau-pulau Kunashir, Iturup, Shikotan, dan kelompok pulau Habomai. Sengketa wilayah ini telah menunda Rusia dan Jepang dari penandatanganan perjanjian perdamaian setelah Perang Dunia II.

Hubungan antara Moskow dan Tokyo diliputi ketegangan selama puluhan tahun karena stauts empat pulau paling selatan yang berada di rantai Kuril, yang dianggap sebagai Wilayah Utara oleh Jepang.

Sekitar 19 ribu warga negara Rusia tinggal di pulau terpencil tersebut, yang direbut oleh pasukan Soviet pada hari-hari menjelang berakhirnya Perang Dunia II.

Kedua negara tersebut tak pernah secara resmi menyepakati traktat untuk menyelesaikan isu sengketa wilayah yang menghambat hubungan perdagangan selama berdekade-dekade.

Kementerian Rusia menyatakan bahwa bangunan militer baru Rusia akan membantu kesiapan tempur pasukan garis depan Rusia.

Selain itu, Rusia juga berencana membangun 392 bangunan lain di pulau tersebut, termasuk sekolah, taman kanak-kanak, pusat hiburan, serta asrama, dan pembangunan tersebut akan tetap berlanjut pada musim dingin.

Hak cipta milik Rossiyskaya Gazeta.