Diduga Terima Suap Jutaan Dolar AS, Menteri Ekonomi Rusia Ditahan

Menteri Ekonomi Rusia Alexei Ulyukayev yang ditahan oleh aparat penegak hukum atas tuduhan korupsi, dikawal setibanya untuk menjalani proses sidang di pengadilan Distrik Basmanny, Moskow, Rusia, 15 November 2016.

Menteri Ekonomi Rusia Alexei Ulyukayev yang ditahan oleh aparat penegak hukum atas tuduhan korupsi, dikawal setibanya untuk menjalani proses sidang di pengadilan Distrik Basmanny, Moskow, Rusia, 15 November 2016.

Reuters
Menteri pembangunan ekonomi Rusia ditahan pada Senin (14/11) saat tengah menerima uang suap sebesar dua juta dolar AS.

Komite Investigasi Rusia (Sledkom) menduga Menteri Pembangunan Ekonomi Rusia Alexei Ulyukayev telah menerima uang suap sebesar dua juta dolar AS. Meduzamelaporkan, Sledkom telah mengajukan permohonan pada pengadilan untuk menyelidiki dugaan ini.

Hingga berita ini diturunkan, masih belum jelas apakah Sledkom akan menahan sang pejabat. Atas kasus ini, Ulyukayev bisa dituntut dengan pasal 6 ayat 9 KUHP Rusia tentang penerimaan suap. Tersangka yang terjerat pasal ini dapat dikenakan denda hingga seratus kali lipat jumah uang yang diterima atau kurungan penjara selama 8 – 15 tahun.

Berdasarkan keterangan penyidik, Ulyukayev ditahan terkait pembelian 50 persen saham Bashneft, yang merupakan milik negara, oleh Rosneft. Sledkom, dalam siaran persnya, menyatakan bahwa Ulyukayev telah menerima uang sebesar dua juta dolar AS atas posisinya sebagai Menteri Pembangunan Ekonomi, yang memungkinkan Rosneft membuat kesepakatan tersebut. Lebih lanjut, Sledkom juga melaporkan dugaan pemerasan karena diduga mengancam pihak Rosneft. Karena itu, tersangka dianggap telah menyalahgunakan jabatannya untuk menghambat kegiatan perusahaan.

Menurut Sledkom, Ulyukayev ditahan pada Senin (14/11) saat sang menteri tengah menerima uang suap sebesar dua juta dolar AS. Menurut informasi narasumber, sebagaimana yang dilaporkan Novaya Gazeta, uang suap untuk Ulyukaev ditinggalkan di kotak simpanan (safe deposit box).

Hari ini, Selasa (15/11), pengadilan Distrik Basmanny, Moskow, dijadwalkan akan menggelar sidang untuk mendengarkan keterangan tersangka.

Sledkom menegaskan bahwa keabsahan penyuapan atas penjualan saham Bashneft kepada Rosneft sama sekali tidak terbantahkan.

Ulyukaev dilaporkan menerima uang suap dalam rangka percobaan investigatif yang dilaksanakan pada 14 November kemarin di bawah kendali pasukan keamanan. Operasi ini, sebagaimana yang ditulis RIA Novosti berdasarkan keterangan narasumber, dilakukan berdasarkan penyadapan yang dilakukan terhadap sang menteri dan orang-orang di sekitarnya. Media Interfax melaporkan bahwa izin penyadapan didapat dari pengadilan pada akhir musim panas ini.

Penahanan menteri atas dugaan suap merupakan kasus yang unik. Kampanye antikorupsi yang digaungkan secara besar-besaran dalam beberapa tahun terakhir ternyata telah menyeret beberapa orang gubernur, staf senior Sledkom dan pejabat-pejabat federal, serta wakil menteri. Namun, sebelum kasus ini, belum ada menteri kabinet Perdana Menteri Dmitry Medvedev yang tersentuh kasus korupsi.

Keunikan kasus ini tak hanya terletak pada siapa yang ditangkap polisi, tapi juga karena bagaimana isu ini tiba-tiba muncul ke permukaan: Sledkom menerbitkan siaran pers terkait penangkapan Ulyukayev pada pukul 02.33 dini hari waktu Moskow.

Hak cipta milik Rossiyskaya Gazeta.