VIDEO: Voldemort dan Dumbledore Bertengkar di Kereta Lokal Rusia

Menyebut bahwa ‘jalur kereta ini adalah wilayahnya’, Voldemort menyerang Dumbledore, tapi ia kemudian kalah dan terpaksa keluar dari gerbong.

Menyebut bahwa ‘jalur kereta ini adalah wilayahnya’, Voldemort menyerang Dumbledore, tapi ia kemudian kalah dan terpaksa keluar dari gerbong.

Алексей Петров / YouTube
Sebuah cara yang kreatif untuk berjualan barang di dalam kereta.

Para komuter pagi hari di Rusia baru-baru ini menyaksikan kejadian yang tak biasa, ketika mereka terjebak di tengah pertengkaran sengit antara dua karakter Harry Potter di kereta lokal yang mereka tumpangi.

Dilansir dari media Rusia RT, tokoh Voldemort dan Dumbledore saling melemparkan mantra kutukan satu sama lain. Meski salah satu kutukan yang dicetuskan termasuk ‘menguras baterai ponsel’, para penumpang kereta yang tetap mengabadikan insiden tersebut dan menyebarkannya di dunia maya.

Dalam sebuah video YouTube, awalnya Kepala Sekolah Hogwarts Albus Dumbledore memasuki gerbong kereta — yang sama sekali tak terlihat seperti kereta Hogwarts Express. Ia mengeluarkan semprotan penyegar udara dari tasnya dan mengklaim bahwa barang tersebut ‘berguna utuk menyemprot kamar rahasia’ serta menawarkan penumpang untuk membelinya dengan harga 13 rubel (sekitar Rp 2.500).

Barang-barang ‘berguna’ lainnya yang diklaim ‘tersertifikasi oleh Kementerian Sihir’ juga ditawarkan pada para penumpang, sebelum tiba-tiba Lord Voldemort muncul dari sisi lain gerbong.

Dua tokoh dari cerita fantasi Harry Potter, Dumbledore dan Voldemort, bertengkar di dalam kereta lokal Rusia memperebutkan 'teritori' mereka.

Sang Pangeran Kegelapan yang mengenakan topeng tersebut memainkan gitar dan berjanji ‘akan merebut Potter’ dengan mantra Avada Kedavra yang sudah siap, sementara para nenek-nenek Rusia terdengar bergumam, “Kata-katanya sungguh tak masuk akal”.

Menyebut bahwa ‘jalur kereta ini adalah wilayahnya’, Voldemort menyerang Dumbledore, tapi ia kemudian kalah dan terpaksa keluar dari gerbong.

Meski kedua tokoh dalam episode ini berhasil menghibur pengunjung sambil berjualan, mereka akan menghadapi masalah serius jika tertangkap oleh polisi karena berjualan di kereta tidak diperkenankan di Rusia.

Hak cipta milik Rossiyskaya Gazeta.