Kapal Selam Nuklir Rusia Bergerak Menuju Suriah

Pejabat NATO khawatir kapal Rusia akan menyerang target di Suriah.

Tiga kapal selam Rusia, lengkap dengan persenjataan misil, telah bergabung dengan rombongan kapal perang Rusia yang dipimpin kapal induk Laksamana Kuznetsov menuju Suriah, demikian dikabarkan Pravda Report mengutip sumber dari Angkatan Laut Rusia.

Angkatan Laut Inggris mendeteksi kehadiran dua kapal selam nuklir kelas Akula (Hiu) dan kapal selam disel-elektrik kelas Kilo saat mereka memasuki wilayah Atlantik Utara dari arah pangkalan laut Rusia di Murmansk.

Kabarnya, kapal induk Laksamana Kuznetsov bersama rombongan kapal lain mempertahankan status 'siap siaga' di pesisir Afrika Utara. Namun, pejabat militer NATO khawatir kapal misil Kalibr yang diangkut oleh kapal induk tersebut akan menyerang target di Suriah.

Pada Jumat (28/10), Rossiyskaya Gazeta mengutip seorang narasusmber yang mengatakan bahwa kapal patroli Smetliviy dari Armada Laut Hitam juga sedang bergerak menuju Suriah. Namun, pejabat dari Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan bahwa kapal tersebut akan berangkat ke pelabuhan Piraeus, Yunani.

Rombongan kapal Laksamana Kuznetsov berangkat menuju Laut Tengah sejak pertengahan Oktober lalu, terdiri dari kapal tenaga nuklir kelas berat Peter yang Agung, kapal antikapal selam raksasa Severomorsk, kapal Laksamana Kulakov, serta kapal pendukung perawatan yang berukuran lebih kecil.

Rombongan tersebut membawa misi "memastikan kehadiran Angkatan Laut Rusia di wilayah perairan operasional yang signifikan".

Hak cipta milik Rossiyskaya Gazeta.