Diplomat Rusia Bantah Negaranya Berniat Melemahkan Uni Eropa

Bendera Rusia dan Uni Eropa berkibar di Nice, Prancis.

Bendera Rusia dan Uni Eropa berkibar di Nice, Prancis.

Vladimir Sergeev/RIA Novosti
Pekan lalu, Presiden Dewan Eropa Donald Tusk mengatakan bahwa Rusia berusaha untuk melemahkan Uni Eropa melalui strategi-strategi yang mereka miliki.

Rusia tidak berupaya untuk melemahkan Uni Eropa. Demikian hal itu ditegaskan Perwakilan Tetap Rusia untuk Uni Eropa Vladimir Chizhov, seperti yang dikutip Sputnik. Menurutnya, Rusia ingin agar Uni Eropa bersatu dan kuat.

“Kami ingin melihat Uni Eropa bersatu, kuat, dan memiliki sikap positif terhadap negara kami, serta lebih mandiri dalam mengambil keputusan,” kata Chizhov.

Senada dengan Chizhov, Kepala Departemen Kerja Sama Eropa Kementerian Luar Negeri Rusia Andrei Kelin mengatakan bahwa Eropa yang kuat dapat menciptakan pembangunan ekonomi yang baik di kawasan.

“Kami tidak akan merasa senang atas keluarnya Inggris dari Uni Eropa. (Integrasi) Eropa yang kuat merupakan bagian dari kepentingan kami,” terang Andrei saat menanggapi keluarnya Inggris dari Uni Eropa pada Juni lalu.

Kremlin berulang kali menyatakan dukungannya kepada Uni Eropa untuk menjadi organisasi yang otonom, independen, dan mampu membuat keputusannya sendiri. Pada Maret, Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov mengatakan bahwa Uni Eropa sangat dipengaruhi oleh Amerika Serikat. Karena itu, Moskow ingin melihat blok tersebut mampu membuat keputusannya sendiri

“Kami sangat ingin Uni Eropa menjadi kuat dan independen. Hal ini, tentu saja, merupakan subjek yang terpisah dari kehidupan internasional. Namun, kebijakan luar negeri Uni Eropa berada di bawah tekanan berat Amerika Serikat,” kata Lavrov kepada saluran televisi Rusia REN-TV. “Kami ingin melihat Eropa bersatu dan membuat keputusannya sendiri, dengan mempertimbangkan kepentingan negara-negara anggotanya.”

Pekan lalu, Presiden Dewan Eropa Donald Tusk mengatakan bahwa Rusia berusaha untuk melemahkan Uni Eropa melalui strategi-strategi yang mereka miliki.

Hak cipta milik Rossiyskaya Gazeta.