Duma Rusia Ratifikasi Perjanjian Penempatan Pasukan Udara Rusia di Suriah

Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu mengunjungi Pangkalan Udara Hmeimim di Suriah pada 18 Juni 2016.

Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu mengunjungi Pangkalan Udara Hmeimim di Suriah pada 18 Juni 2016.

Reuters
Perjanjian penggunaan Pangkalan Udara Hmeimim pertama kali ditandatangani di Damaskus pada 26 Agustus 2015 silam.

Pada Jumat (7/10), Majelis Rendah Parlemen Rusia (Duma) telah meratifikasi perjanjian dengan Suriah terkait penempatan pasukan udara Rusia di Pangkalan Udara Hmeimim dalam kurun waktu yang tak terbatas. Demikian hal tersebut dilaporkan Sputnik.

Perjanjian penggunaan Pangkalan Udara Hmeimim pertama kali ditandatangani di Damaskus pada 26 Agustus 2015 lalu dan telah disampaikan kepada Duma untuk diratifikasi pada awal Agustus 2016. Dokumen tersebut juga telah disetujui oleh 446 anggota Duma.

Sekelompok pasukan udara Rusia telah ditempatkan di Republik Arab Suriah menyusul permintaan dari Damaskus. Pasukan udara Rusia ini bermarkas di Pangkalan Udara Hmeimim di Latakia. Berdasarkan perjanjian, Moskow akan menggunakan pangkalan udara ini tanpa dikenakan biaya dan akan memasok segala peralatan serta amunisi yang diperlukan tanpa dikenakan bea masuk dan beban pajak lainnya.

"Operasi angkatan udara akan dilakukan sejalan dengan keputusan panglima tertinggi yang mengacu pada rencana yang disetujui kedua belah pihak," bunyi salah satu poin pada perjanjian tersebut.

Rusia mulai kampanye udara terhadap ISIS di Suriah pada 30 September 2015 lalu atas permintaan Presiden Suriah Bashar Assad.

 

Hak cipta milik Rossiyskaya Gazeta.