Uni Eropa Akan Bahas Hubungannya dengan Rusia pada KTT Dewan Eropa

Sanksi-sanksi anti-Russia Eropa, baik berupa sanksi individu maupun sanksi ekonomi, telah menjadi isu utama dalam hubungan bilateral antara kedua belah pihak sejak krisis Ukraina pada 2014 lalu.

Sanksi-sanksi anti-Russia Eropa, baik berupa sanksi individu maupun sanksi ekonomi, telah menjadi isu utama dalam hubungan bilateral antara kedua belah pihak sejak krisis Ukraina pada 2014 lalu.

RIA Novosti
Dewan Eropa akan berkumpul pada 20 – 21 Oktober mendatang.

Para kepala negara anggota Uni Eropa (UE) akan membahas hubungan blok tersebut dengan Rusia tanpa berfokus pada sanksi selama KTT Dewan Eropa mendatang. Demikian hal itu dikatakan seorang sumber diplomatik Uni Eropa kepada RIA Novosi, seperti yang dikutip Sputnik.

Berdasarkan jadwal yang telah diatur dewan, Dewan Eropa akan berkumpul pada 20 – 21 Oktober mendatang. Mereka juga akan membahas isu-isu yang berhubungan dengan migrasi, kebijakan perdagangan, serta mengadakan debat kebijakan terkait hubungan UE dengan Rusia.

"Saat ini, yang kami ketahui adalah bahwa pembahasan terkait hubungan UE dengan Rusia harus didiskusikan secara lebih luas, tetapi bukan diskusi terkait sanksi," ujar sumber tersebut. 

Sanksi-sanksi anti-Russia Eropa, baik berupa sanksi individu maupun sanksi ekonomi, telah menjadi isu utama dalam hubungan bilateral antara kedua belah pihak sejak krisis Ukraina pada 2014 lalu. 

Brussel menjatuhkan beberapa putaran sanksi terhadap Rusia atas pemisahan Krimea dari Ukraina dan dugaan campur tangan Moskow dalam konflik Ukraina. Rusia telah berulang kali membantah tuduhan tersebut dan memperingatkan bahwa sanksi-sanksi bersifat kontraproduktif serta merusak stabilitas regional dan global. 

 

Hak cipta milik Rossiyskaya Gazeta.