ISIS Tembak Jatuh Pesawat Suriah, Pilot Dikabarkan Tewas

ISIS mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut.

Sebuah jet militer Suriah ditembak jatuh selama misi tempur AU Suriah melawan ISIS di sebelah timur kota Deir ez-Zor. Demikian laporan tersbut dikabarkan kantor berita pemerintah Suriah SANA, mengutip keterangan seorang narasumber militer. 

Atas insiden tersebut, pilot pesawat diketahui tewas, kata sang narasumber. Sebelumnya, Angkatan Udara Suriah diketahui tengah melakukan "serangan udara terpusat" pada posisi-posisi ISIS di sekitar Deir ez-Zor, yaitu di Gunung al-Tharda, al-Orfi, dan al-Kanamat, tulis media Rusia RT.

ISIS mengaku bertanggung jawab atas serangan yang melibatkan pesawat militer Suriah tersebut. Pengakuan itu dikabarkan melalui akun media sosial yang memiliki keterkaitan dengan para teroris.

Insiden itu terjadi sehari setelah serangan udara pasukan koalisi pimpinan AS yang menewaskan 62 tentara Suriah tewas dan seratus orang lainnya cedera di Deir ez-Zor pada Sabtu (17/9) lalu. Kantor berita SANA melaporkan, ISIS langsung memulai serangan tak lama setelah posisi Tentara Suriah diserang dari udara.

Merespons peristiwa itu, AS menjelaskan bahwa serangan tersebut merupakan tindakan yang "tak disengaja". Sementara itu, Rusia mengatakan bahwa tindakan pasukan AS berada di antara kecerobohan besar dan uluran bantuan langsung pada ISIS.

Insiden penembakan pesawat Suriah pada Minggu (18/9) kemarin bukanlah yang pertama kalinya terjadi. Pada 5 April lalu, pesawat jet Suriah Su-22 ditembak jatuh oleh rudal darat-ke-udara di Provinsi Aleppo. Saat itu, pilot berhasil keluar dari pesawat, tapi kemudian ditangkap oleh kelompok yang teroris yang berafiliasi dengan jaringan al-Qaeda. Selain itu, dalam insiden lainnya pada 23 April lalu, sebuah jet militer Suriah kembali ditembak jatuh di dekat Damaskus. Sang pilot berhasil keluar dari peawat, tapi kemudian ditangkap teroris ISIS yang juga mengklaim bahwa merekalah yang menjatuhkan pesawat.

 

Hak cipta milik Rossiyskaya Gazeta.