AS Serahkan Data Lokasi Pemberontak Moderat pada Rusia

AS belum memisahkan antara kelompok yang mereka dukung dengan teroris.

Untuk pertama kalinya, AS menyerahkan data lokasi kelompok militan oposisi yang beroperasi di Suriah pada Rusia. Demikian hal tersebut diungkapkan Aleksandr Zorin, perwakilan khusus Kementerian Pertahanan Rusia kepada para wartawan, Jumat (16/9).

Namun, analisis awal dari data ini menunjukkan bahwa AS tidak pernah memisahkan antara 'pemberontak moderat' yang mereka dukung dan kelompok teroris Jabhat Fateh al-Sham (front al-Nusra).

"Para petugas Rusia telah menghubungi perwakilan dari Pentagon dan pasukan khusus AS di Jenewa. Kami memeriksa data yang menunjukkan wilayah operasi kelompok-kelompok bersenjata yang didukung AS, yang telah kami terima hari ini," kata Zorin kepada wartawan, seperti yang dikutip Sputnik

"Berdasarkan analisis awal, data itu menunjukkan bahwa pemisahan atau pelabelan antara kelompok oposisi dan teroris tak pernah dibuat," tambahnya.

Sebelumnya pada hari itu, Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov mengatakan bahwa daftar kelompok oposisi moderat yang diberikan AS kepada Rusia berisi sejumlah formasi yang berhubungan dengan front al-Nusra. 

“Ia (Lavrov) menyatakan bahwa daftar kelompok yang menandatangani perjanjian dengan AS untuk ikut mematuhi gencatan senjata yang disiapkan pihak AS secara terang-terangan berisi formasi teroris yang bekerja sama erat dengan front al-Nusra,” kata Kementerian Luar Negeri Rusia dalam sebuah pernyataan. 

 

Hak cipta milik Rossiyskaya Gazeta.