Moskow Ingin DK PBB Keluarkan Resolusi untuk Dukung Perjanjian Rusia-AS

Perwakilan tetap Rusia di PBB Vitaly Churkin.

Perwakilan tetap Rusia di PBB Vitaly Churkin.

Reuters
Resolusi DK PBB diharapkan dapat mendukung perjanjian Rusia-AS mengenai Suriah yang disepakati di Jenewa.

Dewan Keamanan PBB harus mengadopsi resolusi dalam mendukung perjanjian Rusia-AS mengenai Suriah pada pertemuan tingkat menteri minggu depan, kata Vitaly Churkin selaku perwakilan tetap Rusia di PBB. 

"Saya percaya bahwa resolusi itu harus diadopsi pada 21 September," ujarnya tanpa menyebutkan kapan rancangan resolusi kemungkinan akan dipublikasikan. Ia mengatakan, resolusi itu akan mendukung perjanjian Rusia-AS yang disepakati di Jenewa.

Namun demikian, Churkin menghindari menjawab apakah isi perjanjian Rusia-AS akan dimasukkan ke dalam resolusi. Sebagaimana yang dikatakan Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov sebelumnya, Moskow bersikeras bahwa perjanjian yang tercapai antara Rusia dan AS harus dipublikasikan pada publik dan dikoordinasikan oleh Dewan Keamanan PBB tanpa adanya perubahan.

Minggu lalu, Menlu Lavrov dan Menlu AS John Kerry mengumumkan bahwa kedua negara berhasil mencapai kesepakatan mengenai Suriah. Perjanjian ini memproyeksikan diberlakukannya kembali gencatan senjata, pemisahan kelompok oposisi dari teroris, serta pembagian zona serangan udara antara Rusia dan AS.

Lavrov dan Kerry juga menyatakan harapannya bahwa perjanjian tersebut akan mendorong dilaksanakannya kembali pembicaraan inter-Suriah. Utusan Khusus PBB untuk Suriah Staffan de Mistura juga mengatakan bahwa ia bermaksud untuk berkonsultasi dengan sekjen PBB terkait rencana dimulainya kembali pembicaraan tersebut.

Para menteri luar negeri dari kuartet mediator internasional untuk penyelesaian masalah Timur Tengah (Rusia, AS, Uni Eropa, dan PBB) akan mengadakan pertemuan pada sesi Sidang Umum PBB di New York, AS, 22 September mendatang.

Pertama kali dipublikasikan oleh TASS.

 

Hak cipta milik Rossiyskaya Gazeta.