Eksplorasi Wilayah Arktik, Ilmuwan Rusia Kembangkan Stasiun Terapung

Isu pentingnya wilayah Arktik meningkat dalam beberapa tahun terakhir.

Para ilmuwan dari Akademi Ilmu Pengetahuan Rusia (RAN) Cabang Siberia sedang mengembangkan sebuah stasiun penelitian terapung di atas pecahan es untuk menjelajahi wilayah Arktik dengan metode elektromagnetik yang unik. Demikian hal tersebut dikabarkan Sputnik, mengutip publikasi media setempat, Rabu (7/9).

“Para ilmuwan dari Institut Geologi Gas-Minyak dan Geofisika Trofimuk — cabang Siberia dari RAN — tengah mengembangkan sebuah proyek stasiun terapung pada salah satu pecahan es untuk melakukan eksplorasi dengan menggunakan metode geofisika yang unik. Para ilmuwan mengusulkan penggunaan metode elektromagnetik yang tak biasa untuk penelitian di wilayah Kutub Utara, yaitu eksplorasi dengan memanfaatkan arus vertikal," tulis laporan yang dipublikasikan Sains di Siberia.

Menurut laporan, teknologi ini didasarkan pada penggunaan dipol listrik melingkar yang memungkinkan untuk mendeteksi anomali geologi dan telah diuji untuk mencari hidrokarbon di bawah permukaan.

Publikasi tersebut juga menyebutkan bahwa stasiun terapung akan digunakan untuk untuk mencari sumber minyak di wilayah Arktik, serta untuk mengeksplorasi landas benua untuk memperjelas isu-isu perbatasan antara negara-negara di yang berada di wilayah itu.

Rusia telah meningkatkan kegiatan militer, perdagangan, dan eksplorasi di wilayah Arktik. Rusia juga diketahui ini telah membangun infrastruktur transportasi dan produksi energi, serta pemasangan fasilitas militer dan mengembangkan Rute Laut Utara yang menghubungkan Eropa dengan Asia.

Isu pentingnya wilayah Arktik telah meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Akibat mencairnya es di kawasan Arktik, eksplorasi lebih lanjut untuk menemukan cadangan minyak serta navigasi melalui Rute Laut Utara menjadi terbuka lebar.

 

Hak cipta milik Rossiyskaya Gazeta.