Rusia Berharap PBB Dapat Segera Melanjutkan Dialog Inter-Suriah

Rusia berharap PBB dapat pemerintah Suriah dan oposisi ke meja perundingan.

Rusia berharap Utusan Khusus PBB untuk Suriah Staffan de Mistura dapat melanjutkan dialog rekonsiliasi Suriah dalam waktu dekat, tulis media Rusia Sputnik.

“Kini, peluang Mistura (untuk melanjutkan perundingan) meningkat karena ia punya sesuatu yang dapat diandalkan meskipun saat ini negosiasi tersebut mengalami hambatan akibat beberapa hal. Kami berharap ia dapat mengatasinya dalam waktu singkat dan mampu membawa delegasi pemerintah Suriah dan oposisi ke meja perundingan,” terang Perwakilan Tetap Rusia untuk PBB Vitaly Churkin kepada media Rusia Izvestia, Senin (5/9).

Suriah telah dilanda perang sipil sejak 2011 akibat konflik antara tentara pemerintah Suriah dengan kelompok oposisi dan teroris. Delegasi pemerintahan Suriah beserta tiga kelompok oposisi, yakni Komite Negosiasi Tingkat Tinggi (HNC), Moscow-Cairo, dan Kelompok Hmeimim, berpartisipasi dalam perundingan rekonsiliasi konflik yang dimediasi oleh PBB di Jenewa, Swiss. Namun dalam perundingan terakhir pada 13 – 27 April, HNC keluar meja perundingan akibat konflik berkepanjangan di Suriah dan kurangnya progres dalam mengatasi isu kemanusiaan.

 

Hak cipta milik Rossiyskaya Gazeta.