Muslim Rusia Minta Idul Fitri dan Idul Adha Dijadikan Hari Libur Nasional

Ini bukan pertama kalinya perwakilan dari komunitas muslim Rusia meminta peresmian hari raya mereka di tingkat federal.

Ini bukan pertama kalinya perwakilan dari komunitas muslim Rusia meminta peresmian hari raya mereka di tingkat federal.

Kirill Zikov/ Moscow agency
Muslim Rusia mengajukan petisi untuk menjadikan hari raya Idul Fitri dan Idul Adha sebagai hari libur nasional di Rusia.

Yury Kurbanov, seorang aktivis yang mengaku mewakili umat Islam Rusia mengajukan petisi untuk menjadikan hari raya Idul Fitri dan Idul Adha sebagai hari libur nasional di Rusia, demikian dilaporkan RT, Rabu (31/8). 

Kurbanov menuliskan petisi tersebut di situs change.org dan inisiatif tersebut mulai didukung secara luas. Menurut Kurbanov, jumlah umat Islam di Rusia mencapai hingga 20 persen dari populasi dan pemerintah perlu meresmikan dua hari raya penting tersebut sebagai hari libur agar muslim Rusia dapat merayakannya sesuai perintah agama.

Ini bukan pertama kalinya perwakilan dari komunitas muslim Rusia meminta peresmian hari raya mereka di tingkat federal. Kepala Asosiasi Budaya Muslim Mukhamed Salyakhetdinov telah mengajukan permohonan serupa pada 2008 lalu dan Kepala Republik Bashkiria Rustem Khamitov kembali meminta hal yang sama pada 2011.

Namun demikian, pihak berwenang Rusia tidak terikat secara hukum untuk mempertimbangkan petisi yang diluncurkan melalui situs change.org. Rusia juga memiliki situs resmi untuk menampung petisi serupa, yakni “Inisiatif Publik Rusia”. Berbeda dengan change.org, situs tersebut membutuhkan registrasi dan hanya mengizinkan warga Rusia untuk menandatangani petisi. Saat jumlah pendukung petisi mencapai 100 ribu orang, parlemen terikat secara hukum untuk mempertimbangkan permohonan tersebut.

Saat ini, Rusia hanya memiliki sembilan hari libur resmi nasional, salah satunya Natal Ortodoks Rusia yang dirayakan setiap 7 Januari. Namun, sering kali pemerintah menggabungkan beberapa hari menjadi hari libur nasional. Seperti pada 2017 mendatang, liburan Tahun Baru dan Natal akan berlangsung pada 1 – 9 Januari.

Sementara, dua hari raya umat Islam — Idul Fitri dan Idul Adha — baru dijadikan hari libur di beberapa wilayah Rusia yang mayoritas penduduknya adalah muslim, seperti di Krimea, Bashkortostan, Adygeya, Dagestan, Ingushetia, Chechnya, dan Kabardino-Balkariya.

 

Hak cipta milik Rossiyskaya Gazeta.