Rusia dan Turki Susun Mekanisme Penyelesaian Krisis Suriah

Ankara dan Moskow berupaya menyusun ‘mekanisme yang layak’ bagi penyelesaian krisis di Suriah.

Ankara dan Moskow berupaya menyusun ‘mekanisme yang layak’ bagi penyelesaian krisis di Suriah, demikian disampaikan Menteri Luar Negeri Turki Mevlüt Çavuşoğlu kepada media Turki Anadolu, seperti dikutip Sputnik.

Kesepakatan tersebut merupakan hasil dari pertemuan bilateral antara Presiden Turki Recep Tayyip Erdoğan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin pada Selasa (9/8) lalu di Sankt Peterburg.

Selama ini, Moskow dan Ankara mendukung pihak yang berlawanan dalam konflik Suriah, dan perbedaan mereka terlihat paling jelas dalam krisis itu, aku mantan Menteri Luar Negeri Turki Yaşar Yakış.

Menurut Yakış, Rusia dan Turki perlu lebih memprioritaskan upaya melawan kelompok teroris ISIS sebagai cara menutup kesenjangan di Suriah dan berlanjutnya mendorong diskusi perdamaian di negara tersebut.

Suriah dilanda perang sipil sejak 2011, yang melibatkan Tentara Suriah yang loyal terhadap Presiden Suriah Bashar al-Assad dan kelompok oposisi dan teroris, termasuk ISIS. 

 

Hak cipta milik Rossiyskaya Gazeta.