Pesawat Mata-mata Terbaru Rusia Sukses Lewati ‘Ujian’ di Suriah

Tu-214R merupakan proyek gabungan antara Tupolev Public Joint Stock Company, Kazan Aviation Plant, Radio-Engineering Corporation Vega, serta beberapa anak perusahaan United Instrument Manufacturing Corporation, perusahaan negara Roscosmos, dan Almaz-Antey.

Tu-214R merupakan proyek gabungan antara Tupolev Public Joint Stock Company, Kazan Aviation Plant, Radio-Engineering Corporation Vega, serta beberapa anak perusahaan United Instrument Manufacturing Corporation, perusahaan negara Roscosmos, dan Almaz-Antey.

Olga Sokolova
Pesawat pengintai Tu-214R telah memenuhi semua tugasnya di langit Suriah.

Kementerian Pertahanan Rusia telah menyelesaikan laporan hasil operasi Tu-214R di Suriah, demikian disampaikan seorang narasumber dari Kementerian Pertahanan Rusia pada surat kabar Izvestia, Kamis (4/8), seperti yang dikutip Sputnik.

Sang narasumber juga menyebutkan bahwa Tu-214R telah menampilkan kemampuan terbaiknya, memenuhi semua tugas militer tanpa mengalami kendala teknis, sehingga kini ia dianggap layak untuk digunakan dalam berbagai misi militer.

Pencapaian terbaik dalam uji coba ini ialah pesawat Tu-214R tak dioperasikan dari markas tetapnya di Kazan, Rusia, melainkan langsung dari Pangkalan Udara Hmeimim di Suriah.

Setelah menyelesaikan tugas pesawat ini di Suriah, pemimpin perusahaan pengembang Tu-214R, Tupolev Public Joint Stock Company, mengirim permohonan pada pemimpin Kazan Aviation Plant, Radio-Engineering Corporation Vega, serta beberapa perusahaan lain yang terlibat dalam perawatan pesawat ini di Suriah untuk memberikan penghargaan kepada para karyawan yang bertugas di negara tersebut.

Tu-214R merupakan proyek gabungan antara Tupolev Public Joint Stock Company, Kazan Aviation Plant, Radio-Engineering Corporation Vega, serta beberapa anak perusahaan United Instrument Manufacturing Corporation, perusahaan negara Roscosmos, dan Almaz-Antey.

Rancangan pesawat canggih Tu-214R dikembangkan berdasarkan pesawat transportasi komersil Rusia Tu-214, yang didesain untuk menggantikan pesawat Ilyushin IL20M ELINT.

Tu-214R dirancang untuk mengangkut perangkat intelijen multifungsi MRC-411, dilengkapi dengan radar sintetis (SAR), pendeteksi elektronik, komunikasi, dan sinyal intelijen (ELINT, SIGINT, dan COMINT).

Tak hanya itu, antena yang terdapat pada Tu-214R dapat mencegat sinyal yang dipancarkan sistem perangkat musuh seperti radar, pesawat, radio, kendaraan tempur, telepon genggam, dan lainnya. Hal ini dapat mengetahui keberadaan musuh secara rinci, seperti lokasi, senjata apa yang mereka gunakan, serta dapat mengetahui rencana musuh selanjutnya.

Radar yang dimiliki oleh Tu-214R, salah satunya sistem radio multifrekuensi MRK-411, merupakan mata dan telinga pesawat yang bisa mendapatkan informasi tanpa memberitahukan keberadaan pesawat, serta menyadap komunikasi radio musuh.

Fitur utama radar Tu-214R adalah pemindaian yang mampu menembus permukaan darat, sehingga dapat mendeteksi objek di bawah tanah yang terhalang oleh pasir dan salju, bahkan objek yang tertutup pepohonan.

Sistem radio yang dimiliki oleh Tu-214R didukung oleh sistem pencitraan optik elektronik Fraktsiya untuk mendapatkan gambar siaran langsung dengan presisi tajam.

 

Hak cipta milik Rossiyskaya Gazeta.