Negara Tetangga Dilanda ‘Turbulensi’, Rusia Tingkatkan Keamanan Perbatasan

Rusia terus memantau dan menganalisis situasi di negara-negara tentangganya, seperti Turki, Armenia, dan Kazakhstan.

Rusia terus memantau dan menganalisis situasi di negara-negara tentangganya, seperti Turki, Armenia, dan Kazakhstan, dan akan terus berupaya mempertahankan keamanan di perbatasan. Demikian hal itu disampaikan Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov, seperti dikutip Sputnik.

"Tentu saja kami khawatir dengan pergolakan yang terjadi di perbatasan Rusia. Oleh karena itu, kami akan terus mengamati dan menganalisis situasi di negara-negara tersebut dengan jeli. Rusia tentu telah memastikan keamanan di perbatasan, tapi kami juga terus mengembangkan langkah-langkah yang perlu diambil sesuai dengan perkembangan situasi," terang Peskov.

Saat ditanya keterkaitan peristiwa yang baru-baru ini terjadi di Turki, Armenia, dan Kazakhstan, Peskov menjelaskan sulit untuk memberi penilaian yang sama pada peristiwa di ketiga negara tetangga Rusia tersebut. "Kita harus menganalisis tiap kasus secara terpisah karena kasus perebutan kekuasaan yang menelan korban tentu tak bisa disamakan dengan insiden kriminal," papar Peskov.

Pergolakan terjadi di Turki, Armenia dan Kazakhstan. Upaya kudeta di Turki yang dimulai Jumat malam (15/7), membuat presiden Turki, yang saat itudikabarkan sedang berlibur, terbang kembali ke Istanbul. Sementara, masalah sengketa wilayah Nagorno-Karabakh antara Azerbaijan dan Armenia masih memanas. 

 

Hak cipta milik Rossiyskaya Gazeta.