Rusia Tak Berencana Cabut Embargo Produk Pertanian Turki dalam Waktu Dekat

Banyak produsen Rusia telah memahami sinyal ini dan mulai mengembangkan produksi dalam negeri.

Rusia tak berencana mencabut embargo produk-produk asal Turki (khususnya produk pertanian) dalam waktu dekat. Menteri Pertanian Rusia Alexander Tkachev mangatakan pada Sabtu (16/7), hal tersebut diyakini dapat mempengaruhi produsen pertanian dalam negeri.

"Belum ada keputusan seperti itu (pencabutan embargo -red.). Sejauh yang saya tahu, pemerintah tidak mempertimbangkan hal itu, begitu juga dengan Kementerian Pertanian. Kami memahami betul bahwa itu berbahaya bagi kami sekarang," kata Tkachev seraya menambahkan bahwa dengan membuka "keran" impor dari Turki, produsen dalam negeri Rusia akan terpukul.

Banyak produsen Rusia telah memahami sinyal ini dan mulai mengembangkan produksi dalam negeri, kata sang menteri.

Pada 1 Januari 2016, Rusia memberlakukan larangan impor terhadap sejumlah produk pertanian dari Turki — termasuk stroberi, jeruk, tangerine, anggur, apel, pir, aprikot, persik, prem, dan beberapa jenis sayuran. Tindakan pembatasan ini diambil pemerintah setelah Angkatan Udara Turki menembak jatuh pesawat pengebom Su-24 Rusia di atas wilayah Suriah.

Pada Juni 2016, Presiden Rusia Vladimir Putin memerintahkan pemerintah Rusia untuk memulai negosiasi dengan Turki untuk memulihkan kerja sama dalam perdagangan dan di sektor lainnya.

Pertama kali dipublikasikan oleh TASS.

 

 

Hak cipta milik Rossiyskaya Gazeta.