Puluhan Veteran ‘Konvoi Arktik’ Asal Inggris Terima Medali Ushakov

Bulan ini, sekitar 68 veteran yang terlibat dalam ‘Konvoi Arktik’ telah dianugerahi medali Ushakov.

Puluhan veteran Perang Dunia II asal Inggris yang terlibat dalam misi pendistribusian logistik ke Uni Soviet melalui kawasan Arktik dianugerahi medali penghargaan Medali Ushakov melalui Kedutaan Besar Rusia untuk Inggris. Demikian hal tersebut diberitakan RT.

Upaya untuk memberikan penghargaan bagi para veteran telah dilakukan pemerintah Rusia sejak 2012. Namun, karena pemerintah Inggris melarang tentaranya menerima penghargaan dari pihak asing, pemberian medali tersebut pun sempat terhambat. Saat ini, puluhan veteran PD II Inggris yang terlibat dalam misi pendistribusian logistik ke Uni Soviet melalui wilayah Arktik (Konvoi Arktik) telah menerima medali dari pemerintah Rusia.

“Atase Kedutaan Besar Rusia untuk Inggris Oleg Shor memberikan Medali Ushakov kepada para veteran ‘Konvoi Arktik’ melalui dekrit presiden Rusia sebagai bentuk penghargaan atas keberanian mereka,” terang Kedubes Rusia di Inggris.

Bulan ini, sekitar 68 veteran yang terlibat dalam ‘Konvoi Arktik’ telah dianugerahi medali Ushakov. Acara serah terima medali tersebut juga dihadiri oleh para keluarga dan kerabat mereka.

Sejak pemerintah Inggris menghapus larangan pemberian penghargaan oleh pihak asing bagi tentara mereka, lebih dari tiga ribu veteran perang dari Inggris telah terdaftar sebagai penerima Medali Ushakov di masa mendatang.

Medali Ushakov adalah medali penghargaan dari pemerintah Rusia yang mulai dibagikan sejak 1944. Nama medali tersebut berasal dari pahlawan Angkatan Laut Rusia dari abad ke-18, Laksamana Fyodor Ushakov. Medali ini merupakan penghargaan atas keberanian para tentara selama masa perang dan/atau sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi yang diberikan kepada AL Rusia selama masa damai.

Pada PD II, ‘Konvoi Arktik’ bergerak dari Inggris menuju Irlandia, Amerika Utara, dan berakhir di wilayah utara pelabuhan Uni Soviet. Sebanyak 78 kapal berhasil menepi di pelabuhan kota Arkhangelsk dan Murmansk setelah melintasi Laut Barents dengan bantuan pengawalan dari AL Inggris. Sekitar 1.400 kapal dagang juga berhasil mendistribusikan logistik ke Uni Soviet dengan pengawalan dari AL Inggris, AL Kanada, dan AL Amerika Serikat.

 

Hak cipta milik Rossiyskaya Gazeta.