AS Tempatkan Rudal di Korsel, Rusia: Ada Konsekuensi Berbahaya

AS dapat meningkatkan ketegangan regional dan menghambat penyelesaian konflik antara Korea Utara dan Korea Selatan.

Peningkatan potensi pertahanan rudal AS di Asia dan Pasifik merusak keseimbangan keamanan global, demikian disampaikan Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov, Jumat (8/7), setelah Washington mengumumkan rencananya untuk menempatkan sistem pertahanan rudal di Korea Selatan, tulis RT.

"Sejak awal pembahasan masalah ini, Rusia secara konsisten selalu mempertimbangkan konsekuensi paling berbahaya atas keputusan semacam itu, serta mengimbau mitra kami agar tidak membuat pilihan yang salah. Sayangnya, saran kami tak didengar," demikian disampaikan Kementerian Luar Negeri Rusia melalui pernyataan resmi mereka, Jumat (8/7).

Para diplomat Rusia mengatakan bahwa peningkatan potensi sistem pertahanan misil global di Asia Pasifik oleh AS dan sekutunya akan merusak keseimbangan strategis yang sudah terbentuk di wilayah Asia Pasifik dan sekitarnya.

"Tindakan tersebut, terlepas dari argumen Amerika, berdampak buruk bagi stabilitas strategis global — sesuatu yang sebenarnya merupakan topik diskusi favorit di Washington," kata para diplomat seperti dikutip RT.

Kementerian Rusia juga mengingatkan bahwa langkah AS dapat meningkatkan ketegangan regional dan menghambat penyelesaian konflik antara Korea Utara dan Korea Selatan, serta perlucutan senjata nuklir di semenanjung Korea.

Para diplomat Rusia berharap Amerika Serikat dan Korea Selatan akan mempertimbangkan kembali semua faktor di balik keputusan tersebut dan menjauhkan diri dari tindakan berpotensi berbahaya.

Pada Jumat (8/7), Kementerian Pertahanan Korea Selatan mengumumkan bahwa Seoul dan Washington telah sepakat menempatkan sistem pertahanan rudal berteknologi tinggi THAAD di Korea Selatan sebagai respons atas meningkatnya ancaman nuklir dan rudal dari Korea Utara. Menurut kantor berita Korea Selatan, Yonhap, sistem ini diperkirakan akan mulai beroprasi pada akhir 2017.

Sistem THAAD adalah sebuah sistem canggih yang dirancang untuk menahan rudal balistik jarak pendek, sedang, dan menengah. Dilengkapi dengan radar jarak jauh, THAAD dipercaya mampu mencegat rudal balistik jarak menengah milik Pyongyang.

 

Hak cipta milik Rossiyskaya Gazeta.